Polda Metro Jaya Jadwalkan Pemanggilan Dokter yang Pertama Tangani Sutrimo

baraNews

- Redaksi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:47 WIB

5051 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Penyidik Polda Metro Jaya terus mendalami misteri kematian Sutrimo, warga Banyumas yang jenazahnya ditemukan di halaman Mordent Aesthetic Clinic, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Salah satu upaya lanjutan, polisi menjadwalkan pemanggilan dokter dari Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring yang pertama kali menangani Sutrimo sebelum dinyatakan meninggal dunia.

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, di kawasan Monas, Jakarta, Sabtu (8/8/2026). Menurut Budi, sebelumnya jadwal pemeriksaan sudah dibuat, namun dokter yang bersangkutan mengajukan penjadwalan ulang. “Kita juga melihat beberapa update yang akan kita sampaikan minggu depan. Kita masih akan melakukan pemanggilan terhadap dokter Rumah Sakit Muhammadiyah yang menangani pertama pada saat pasien datang ke rumah sakit,” ujar Budi.

Pemanggilan ini merupakan bagian dari penyidikan yang dilakukan polisi setelah menerima laporan masyarakat terkait kematian Sutrimo yang dinilai janggal. Selain laporan dari keluarga ke Polresta Banyumas, sejumlah laporan juga telah disampaikan ke Bareskrim Polri. Masyarakat meminta kepolisian mengusut tuntas penyebab kematian Sutrimo, bahkan mendorong dilakukan ekshumasi untuk memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan atau kelalaian medis.

ADVERTISEMENT

```html ```

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi juga telah melakukan serangkaian pemeriksaan saksi dan menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk mengungkap kronologi lengkap peristiwa sebelum Sutrimo ditemukan tak bernyawa. Selain itu, penyidik tengah mendalami keterangan empat orang yang mengantarkan jenazah Sutrimo ke rumah sakit, untuk memastikan tidak ada fakta yang tertinggal dalam proses distribusi informasi dan pertolongan pertama korban.

Pihak Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring sendiri menyatakan tidak mendapati tanda-tanda kekerasan pada tubuh Sutrimo saat dibawa ke rumah sakit. Pihak RS juga menegaskan, Sutrimo tidak menjalani autopsi sebelum jenazahnya dibawa ke kampung halaman di Banyumas, Jawa Tengah dan langsung dimakamkan.

Sementara itu, hingga kini polisi belum dapat memastikan apakah kematian Sutrimo akibat sebab alami atau terdapat unsur tindak pidana. Proses pemeriksaan dokter yang pertama kali menangani korban dipandang krusial untuk melengkapi seluruh rangkaian bukti medis dalam penyidikan. Dari informasi yang berkembang di kalangan wartawan dan media sosial, Sutrimo disebut sebagai kepala rumah tangga (karumga) di rumah dinas mantan Jaksa Agung Muda Pidana Khusus, Febrie Adriansyah. Status ini masih terus didalami sebagai bagian upaya polisi membongkar misteri yang menyelimuti kematian Sutrimo.

Polda Metro Jaya menegaskan seluruh proses pemeriksaan akan dilakukan secara transparan. Tahapan lanjutan termasuk pemanggilan dokter dan analisis lanjutan hasil temuan lapangan diharapkan dapat menjawab pertanyaan publik mengenai penyebab pasti kematian Sutrimo dan memastikan tidak ada pihak yang dirugikan dalam peristiwa ini.

Berita Terkait

Sedih!!, Atlet Disabilitas Keluhkan Penurunan Bonus Medali, Pertanyakan Perbedaan Penghargaan Atlet di Sumsel
Ketua PPI Apresiasi Kepala SMPN 10 Tangsel Tangani Dugaan Perundungan, Pembinaan Khusus Jadi Langkah Tepat
Nelayan Tewas Mengenaskan di Sel Polsek Kajang, Diduga Dianiaya dan Diperas Rp 10 Juta: 4 Polisi Dipatsus
WARGA & Kades KASIH RAJA GERAM! JALAN DIDUGA DIBANGUN SEPANJANG 10KG METER TANPA IZIN MASUK DI LAHAN CETAK SAWAH 92 HEKTARE
PPWI OGAN ILIR KECAM AKUN LADUSING T, DIDUGA SEBARKAN TUDINGAN TANPA BUKTI, Penyebar Fitnah Harus Diproses Sesuai Hukum
PPWI DESAK INSPEKTORAT DAN BUPATI OGAN ILIR USUT DUGAAN SETORAN SEKOLAH SERTA EVALUASI KINERJA MENYELURUH KEPALA SD-SMP
Agus Kliwir Minta Kapolri Bongkar Jaringan Mafia
PPWI OGAN ILIR RESMI LAPORKAN DUGAAN SETORAN KEPALA SEKOLAH KE POLDA SUMSEL

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:12 WIB

WARGA & Kades KASIH RAJA GERAM! JALAN DIDUGA DIBANGUN SEPANJANG 10KG METER TANPA IZIN MASUK DI LAHAN CETAK SAWAH 92 HEKTARE

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:04 WIB

PPWI OGAN ILIR KECAM AKUN LADUSING T, DIDUGA SEBARKAN TUDINGAN TANPA BUKTI, Penyebar Fitnah Harus Diproses Sesuai Hukum

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:16 WIB

PPWI DESAK INSPEKTORAT DAN BUPATI OGAN ILIR USUT DUGAAN SETORAN SEKOLAH SERTA EVALUASI KINERJA MENYELURUH KEPALA SD-SMP

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:50 WIB

PPWI OGAN ILIR RESMI LAPORKAN DUGAAN SETORAN KEPALA SEKOLAH KE POLDA SUMSEL

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:34 WIB

PPWI OGAN ILIR SAMBANGI POLDA SUMSEL, FIDIEL CASTRO: KEBENARAN HARUS DIUNGKAP, JANGAN BIARKAN FITNAH BERLARUT!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:43 WIB

DPC PPWI OGAN ILIR DESAK POLRES USUT AKUN FB DIDUGA CEMARKAN NAMA BAIK ORGANISASI LEGAL di RI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:09 WIB

Dugaan Pungutan Rutin Kepala SD dan SMP di Ogan Ilir Mencuat, Ada Klaim Ancaman Pencopotan Jabatan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:46 WIB

Klarifikasi BPK Tegaskan Tak Ada Larangan Berlangganan Media, Dugaan Aliran Dana BOS Ilegan ke Forum Tertentu Kini Dipertanyakan

Berita Terbaru

DAERAH

Operasi Sarang Narkoba Polda Riau Sita 100 Kg Narkotika

Jumat, 30 Okt 2026 - 08:04 WIB