JAKARTA, 11 September 2026 – Pemerintah secara resmi merancang perubahan fundamental dalam mekanisme penyaluran bantuan sosial (bansos) yang akan mulai diterapkan pada 2027 mendatang. Kebijakan ini menandai berakhirnya era penyaluran bansos tunai yang selama ini dinilai rawan penyelewengan dan tidak tepat sasaran. Dalam skema baru tersebut, pemerintah mewajibkan sekitar 50 juta penerima bantuan dari kelompok desil 1 hingga desil 5 untuk memiliki rekening perbankan, dengan memfokuskan distribusi dana melalui BRI dan BSI.
Keputusan ini diambil menyusul data pemerintah yang mencengangkan, yakni sekitar 50 persen penerima bansos selama ini dianggap tidak tepat sasaran. Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah sekaligus Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, menegaskan bahwa uji coba sistem cashless atau nontunai ini ditargetkan berjalan mulai kuartal pertama 2027. Selain untuk memangkas celah korupsi dan penyalahgunaan dana, digitalisasi ini ditujukan agar aliran dana negara lebih transparan dan dapat dilacak sepenuhnya.
Untuk mendukung transisi besar ini, pemerintah menargetkan proses pembenahan data penerima selesai sepenuhnya pada akhir 2026. Pemerintah kini memanfaatkan teknologi artificial intelligence (AI) guna meningkatkan akurasi data di lapangan agar bantuan benar-benar jatuh ke tangan yang berhak. Tak hanya soal teknis penyaluran, pemerintah juga berencana melakukan kontrol ketat terhadap pemanfaatan dana bantuan, memastikan agar bantuan tersebut digunakan sepenuhnya untuk kebutuhan keluarga dan tidak disalahgunakan untuk kegiatan ilegal, seperti judi daring.
Langkah ambisius ini menuntut kesiapan infrastruktur perbankan yang masif hingga ke pelosok daerah. Tantangan besar bagi pemerintah adalah bagaimana memastikan masyarakat di wilayah dengan akses perbankan terbatas dapat terlayani tanpa hambatan birokrasi yang rumit. Jika gagal dalam aspek pemerataan akses, digitalisasi ini berisiko menciptakan eksklusi baru bagi kelompok masyarakat yang paling rentan. (*)

































