Bunda Literasi Indonesia: Literasi, Kunci Mutlak Meraih Indonesia Emas yang Gemilang

REDAKSI DKI JAKARTA

- Redaksi

Rabu, 16 September 2026 - 15:50 WIB

5071 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lima Tahun Gerakan Semangat Literasi Nasional, Bunda Literasi Sri Suparni Bahlil Konsisten Bangun Kesadaran Literasi dan Akses Pendidikan Masyarakat

Jakarta – Gerakan Semangat Literasi Nasional yang digagas oleh Yayasan dan Komunitas Cahaya Seni Kehidupan (CS Kehidupan) telah berjalan selama lima tahun. Gerakan ini terus berkembang dan menjangkau berbagai daerah di Indonesia, bahkan hingga ke mancanegara, dengan membawa misi meningkatkan kesadaran literasi, membuka akses pendidikan seluas-luasnya bagi masyarakat, serta mendorong pengembangan ekonomi masyarakat Indonesia.

ADVERTISEMENT

```html ```

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu sosok yang konsisten berada di balik gerakan tersebut adalah Bunda Literasi Sri Suparni Bahlil, salah satu pendiri sekaligus pimpinan pembina Gerakan Semangat Literasi Nasional. Melalui berbagai program yang dijalankan, ia terus mendorong masyarakat untuk menjadikan literasi sebagai bagian penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia.

Perjalanan panjang tersebut juga menjadi bagian dari proses pengembangan dirinya. Di tengah berbagai aktivitas sosial dan gerakan literasi yang dijalankan, Sri Suparni Bahlil berhasil menyelesaikan pendidikan magisternya (S2). Ia juga baru-baru ini meluncurkan sebuah buku yang mengisahkan perjalanan hidup dan perjuangannya sejak masa kecil hingga mencapai titik kehidupannya saat ini.

Buku tersebut berjudul Memahat Jejak, Merawat Asa. Buku ini mengisahkan perjalanan seorang gadis desa yang menjalani kehidupan dari titik sederhana hingga mampu mencapai berbagai pencapaian melalui proses panjang, kerja keras, pendidikan, ketekunan, dan keyakinan.

Kisah yang dituangkan dalam buku tersebut tidak hanya menjadi catatan perjalanan pribadi, tetapi juga menghadirkan pesan inspiratif dan motivasi bagi para pembacanya. Perjalanan hidup Sri Suparni Bahlil menggambarkan bahwa latar belakang bukanlah penghalang untuk terus belajar, berjuang, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Aladdin dari CS Kehidupan, selaku pelopor Gerakan Semangat Literasi Nasional, menilai Sri Suparni Bahlil merupakan sosok perempuan yang patut diteladani, terutama dalam hal semangat perjuangan, etika, kerendahan hati, serta kepedulian dan kedermawanannya kepada sesama.

Menurutnya, perjalanan Sri Suparni Bahlil merupakan gambaran tentang sebuah proses panjang, dari sosok yang awalnya tidak banyak dikenal hingga mampu memberikan kontribusi nyata melalui gerakan literasi dan berbagai kegiatan sosial.

“Semangat, perjuangan, kerendahan hati, serta amaliyah ilmiahnya dapat dibuktikan secara nyata melalui berbagai kegiatan yang dilakukan. Perjalanan beliau menunjukkan bahwa seseorang dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat, meskipun memulai dari keterbatasan,” ujar Aladdin.

Sementara itu, Bunda Literasi Sri Suparni Bahlil menegaskan bahwa literasi memiliki peranan yang sangat penting dalam mewujudkan cita-cita menuju Indonesia Emas yang gemilang.

Menurutnya, literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis. Literasi merupakan proses panjang untuk membangun pengetahuan, membentuk karakter, memperluas wawasan, serta menumbuhkan kebijaksanaan dalam menjalani kehidupan.

“Literasi menjadi kunci mutlak menuju Indonesia Emas yang gemilang. Sebab, untuk mencapai kebijaksanaan dan kematangan sebagai manusia, dibutuhkan ilmu dan adab. Dari ilmu dan adab itulah kebijaksanaan dapat tumbuh sehingga setiap orang mampu mengambil sikap dengan baik, bijaksana, dan penuh kehati-hatian,” ungkap Sri Suparni Bahlil.

Ia menambahkan, ilmu yang diperoleh melalui proses literasi semestinya tidak berhenti pada diri sendiri. Pengetahuan dan pengalaman harus menjadi cahaya yang menerangi diri sekaligus memberikan manfaat bagi keluarga, lingkungan, dan masyarakat yang lebih luas.

Dengan demikian, literasi diharapkan mampu melahirkan manusia yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter, kepedulian sosial, akhlak, dan kebijaksanaan dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

“Ketika cahaya ilmu dan adab tumbuh dalam diri, kita akan lebih mampu memahami dan menjalani seni kehidupan dengan bijaksana. Pada akhirnya, kita dapat menemukan kehangatan sinar dalam indahnya skenario Ilahi. Rasa syukur dan keikhlasan akan selalu hadir ketika kita meyakini bahwa Sang Maha Cahaya senantiasa memberikan yang terbaik bagi kita semua,” tutur Sri Suparni.

Gerakan Semangat Literasi Nasional yang telah berjalan selama lima tahun ini diharapkan dapat terus berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Kolaborasi antara komunitas, lembaga pendidikan, pemerintah, dunia usaha, dan berbagai elemen masyarakat dinilai penting untuk memperluas akses terhadap pendidikan dan budaya literasi.

Literasi pada akhirnya bukan hanya tentang seberapa banyak seseorang membaca buku, tetapi tentang bagaimana pengetahuan tersebut mampu mengubah cara berpikir, membentuk karakter, melahirkan kebijaksanaan, serta memberikan manfaat nyata bagi kehidupan.

Melalui semangat tersebut, Bunda Literasi Sri Suparni Bahlil bersama Yayasan dan Komunitas Cahaya Seni Kehidupan terus membawa pesan bahwa membangun Indonesia Emas bukan hanya tentang kemajuan teknologi dan ekonomi, tetapi juga tentang membangun manusia Indonesia yang berilmu, beradab, berkarakter, dan mampu memberikan cahaya kebaikan bagi sesama.

Berita Terkait

PW GP Al Washliyah Apresiasi Kapolda Metro Jaya Komjen. Dadang Hartanto Turun Langsung Kawal Aksi Mahasiswa: Wujud Nyata Polri Bersama Masyarakat
Aksi Unjuk Rasa Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Berlangsung Tertib, Pelajar Tidak Terlibat
PPD: Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan di Berbagai wilayah Indonesia
Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Pemerintah Usut Praktik Promosi Menyesatkan di Media Sosial: Iklan Hebat, Barang Diduga Tak Berkualitas!
PPWI OGAN ILIR SAMBANGI POLDA SUMSEL, FIDIEL CASTRO: KEBENARAN HARUS DIUNGKAP, JANGAN BIARKAN FITNAH BERLARUT!
… Ketum RPPAI Agus Kliwir Ucapkan Selamat kepada Jenderal Maruli Simanjuntak atas Jabatan Wakil Panglima TNI
PW GP AL WASHLIYAH DKI JAKARTA Apresiasi Kapolda Metro Jaya Buka Akses Pengaduan Langsung, Bukti Komitmen Polri Bersama Masyarakat
PWO DWIPA Apresiasi Kapolda Metro Jaya dan Wakapolda Metro jaya yang Baru, Dorong Penegakan Hukum Profesional dan Berkeadilan

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:12 WIB

WARGA & Kades KASIH RAJA GERAM! JALAN DIDUGA DIBANGUN SEPANJANG 10KG METER TANPA IZIN MASUK DI LAHAN CETAK SAWAH 92 HEKTARE

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:04 WIB

PPWI OGAN ILIR KECAM AKUN LADUSING T, DIDUGA SEBARKAN TUDINGAN TANPA BUKTI, Penyebar Fitnah Harus Diproses Sesuai Hukum

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:16 WIB

PPWI DESAK INSPEKTORAT DAN BUPATI OGAN ILIR USUT DUGAAN SETORAN SEKOLAH SERTA EVALUASI KINERJA MENYELURUH KEPALA SD-SMP

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:50 WIB

PPWI OGAN ILIR RESMI LAPORKAN DUGAAN SETORAN KEPALA SEKOLAH KE POLDA SUMSEL

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:34 WIB

PPWI OGAN ILIR SAMBANGI POLDA SUMSEL, FIDIEL CASTRO: KEBENARAN HARUS DIUNGKAP, JANGAN BIARKAN FITNAH BERLARUT!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:43 WIB

DPC PPWI OGAN ILIR DESAK POLRES USUT AKUN FB DIDUGA CEMARKAN NAMA BAIK ORGANISASI LEGAL di RI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:09 WIB

Dugaan Pungutan Rutin Kepala SD dan SMP di Ogan Ilir Mencuat, Ada Klaim Ancaman Pencopotan Jabatan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:46 WIB

Klarifikasi BPK Tegaskan Tak Ada Larangan Berlangganan Media, Dugaan Aliran Dana BOS Ilegan ke Forum Tertentu Kini Dipertanyakan

Berita Terbaru

DAERAH

Operasi Sarang Narkoba Polda Riau Sita 100 Kg Narkotika

Jumat, 30 Okt 2026 - 08:04 WIB