OGAN ILIR, — baranews.net, Kebakaran hebat melanda Kantor Lurah Tanjung Raja Utara, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, pada Rabu malam (27/05/2025). Bangunan yang dikenal sebagai salah satu ikon bersejarah peninggalan zaman Belanda itu dilaporkan ludes dilalap si jago merah.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 19.00 WIB atau sesaat setelah waktu Magrib. Warga sekitar mengaku melihat api pertama kali muncul dari bagian bangunan kantor lurah, sebelum kemudian dengan cepat membesar dan menghanguskan hampir seluruh bangunan.
Besarnya kobaran api diduga dipicu oleh kondisi bangunan yang mayoritas berbahan kayu tua. Selain telah berusia ratusan tahun, sebagian struktur gedung juga diketahui sudah rapuh dimakan usia, sehingga api dengan mudah merambat ke seluruh bagian kantor.
Warga bersama petugas pemadam kebakaran sempat berupaya melakukan pemadaman agar api tidak menjalar ke permukiman penduduk di sekitar lokasi. Situasi sempat membuat panik masyarakat karena lokasi kantor lurah berada cukup dekat dengan rumah warga.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, satu rumah warga yang berada di samping kantor lurah dilaporkan ikut terdampak akibat semburan panas dan percikan api. Meski demikian, kerusakan yang dialami rumah tersebut tidak terlalu parah.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Dugaan sementara mengarah pada korsleting atau hubungan arus pendek listrik.
Kebakaran ini turut menyisakan duka mendalam bagi masyarakat Tanjung Raja Utara. Pasalnya, bangunan kantor lurah tersebut bukan hanya menjadi pusat pelayanan masyarakat, tetapi juga dianggap memiliki nilai sejarah tinggi karena merupakan peninggalan era kolonial Belanda yang telah berdiri sejak puluhan hingga ratusan tahun silam.
Warga berharap pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah penanganan, sekaligus mempertimbangkan upaya pelestarian nilai sejarah yang tersisa dari bangunan tersebut.
Laporan Ketua Tim Pewarta Indonesia Ogan Ilir






























