Melalui KNMP Dorong Nelayan Papua Bisa Naik Kelas, Ever Mudumi Apresiasi Presiden Prabowo

baraNews

- Redaksi

Selasa, 12 Mei 2026 - 04:30 WIB

50101 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta -Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memberikan perhatian yang lebih besar kepada para nelayan di seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Leato Selatan, Kota Gorontalo, Sabtu, Prabowo menyampaikan penghormatan kepada para nelayan yang setiap hari menghadapi risiko besar di laut demi menghidupi keluarga dan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Tokoh Papua, Ever Mudumi mengatakan program KNMP salah satu program strategis nasional di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan kesejahteraan, kemandirian dan kemajuan nelayan termasuk nelayan di wilayah Papua.

ADVERTISEMENT

```html ```

SCROLL TO RESUME CONTENT

*”Saya berpandangan bahwa bapak Presiden Prabowo Subianto jelas berpihak kepada nelayan agar semakin sejahtera, makmur dan mandiri. Khususnya, nelayan di seluruh wilayah Papua harus tersentuh dan mendapatkan perhatian khusus dari bapak Presiden agar kesempatan dan program emas ini bisa dirasakan manfaatnya oleh seluruh nelayan di wilayah Papua dan bisa naik kelas. Hasil tangkapan semakin meningkat dan memiliki nilai tambah untuk bisa masuk ke pasar domestik dan global” ungkap Ketua DPC Gerindra Mambramo Raya, Ever Mudumi di Jakarta, Minggu (10/5/2026).*

Sebab apa yang dilakukan oleh pemerintah untuk memperluas pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih guna meningkatkan akses terhadap sarana dan prasarana perikanan yang layak.

Program ini sangat baik dan terintegrasi dalam pengembangan sumber daya nelayan termasuk dalam mengelola hasil tangkapan.

Perairan dan laut Papua menyimpan kekayaan laut yang begitu melimpah untuk dikelola guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat, membuka lapangan pekerjaan dan mengetaskan kemiskinan. (*)

Berita Terkait

Korban Keracunan MBG di Pati Tembus 424 Orang, Status KLB Ditetapkan dan SPPG Dibekukan
Pemerintah Rombak Total Penyaluran Bansos, Transparansi Jadi Pertaruhan Utama
Merespons Instruksi Prabowo, BSI Luncurkan Tabungan Tanpa Biaya Admin untuk Perluas Inklusi Keuangan
Subsidi BBM Kembali Menggantung: Ketidakpastian Pembatasan Pertalite bagi Kelompok Mampu
Rokok Rp26 Ribu, Rp19 Ribu untuk Cukai: Industri Rokok Legal Terjepit Tekanan Cukai dan Produk Ilegal
September Hitam, Rafly Jatilukito Serukan Aksi Damai dan Bermartabat
Mahasiswa Trisakti Puji Kapolri: Demokrasi Makin Kuat di Era Listyo Sigit
Erupsi Anak Krakatau Berlangsung Intens, PVMBG Pastikan Tidak Ada Potensi Tsunami

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:41 WIB

20 Tangki Air Bersih Dikirim, SMSI dan Dulur Sikep Nyawiji Bantu Warga Terdampak Kekeringan

Selasa, 15 September 2026 - 13:40 WIB

Legalitas Perusahaan Pers Wajib di Audit, Agus Kliwir Minta Pemerintah Cermat Pilih Media Mitra Kerja

Selasa, 15 September 2026 - 13:39 WIB

Gerak Bersama Hadapi Kekeringan, SMSI, Dulur Sikep dan Polresta Pati Turun Tangan

Selasa, 15 September 2026 - 13:37 WIB

SMSI Desak Transparansi Dana Desa, Semua Tahapan Anggaran Harus Terbuka

Senin, 14 September 2026 - 19:56 WIB

PT WIN Berhenti Beroperasi, Ekonomi Warga Lingkar Tambang Terpuruk: Pengangguran Meluas, Kebutuhan Harian Mencekik

Senin, 14 September 2026 - 19:50 WIB

Sematkan Budaya Tertib Sejak Dini, Sat Lantas Polres Toraja Utara Gelar “Police Goes to School” di SMA Kristen Rantepao

Senin, 14 September 2026 - 19:50 WIB

Tangani Penyelewengan BBM Subsidi Modus Mobil Tangki, Polres Toraja Utara Ikuti Konferensi Pers Serentak Bersama Polda Sulsel

Senin, 14 September 2026 - 19:50 WIB

Rokok Ilegal Menyusup Lewat Banyak Jalur, Bea Cukai Kendari Kejar hingga Baubau

Berita Terbaru