Ambisi Konglomerat di Balik Gemerlap Segitiga Emas Jakarta

baraNews

- Redaksi

Sabtu, 19 September 2026 - 23:36 WIB

5043 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA |  Kawasan Segitiga Emas Jakarta yang membentang di antara Jalan Jenderal Sudirman, Gatot Subroto, dan HR Rasuna Said, selama puluhan tahun menjadi saksi bisu pertarungan ekonomi para konglomerat kakap di Indonesia. Pada pertengahan dekade 1990-an, kawasan ini berubah menjadi gelanggang tanding bagi tokoh-tokoh besar seperti Prajogo Pangestu, Sudono Salim, hingga Bambang Trihatmodjo dalam upaya menguasai kavling strategis untuk pembangunan gedung pencakar langit.

Demam properti yang terjadi kala itu dipicu oleh lonjakan permintaan ruang perkantoran yang masif. Para pengusaha berlomba-lomba menerapkan sistem build, operate, and transfer (BOT) untuk mengamankan lahan, salah satu contohnya terlihat pada proyek Senturi Plaza di Jalan Gatot Subroto yang berpindah tangan hingga tiga kali sebelum akhirnya dikuasai oleh Grup Lippo. Tidak hanya itu, pada periode tahun 1992, keluarga Salim tercatat mengakuisisi Wisma BCA dan Gedung Mugi untuk memperkuat portofolio properti mereka. Di saat bersamaan, Bambang Trihatmodjo turut masuk ke dalam arena melalui pembelian saham mayoritas di Lokasari Plaza, sementara Ciputra Group gencar melakukan ekspansi di kawasan yang sama.

Ambisi yang jauh lebih masif ditunjukkan oleh Tommy Winata melalui PT Danayasa Artama yang menggagas megaproyek Sudirman Central Business District (SCBD). Proyek tersebut mencakup lahan seluas 45 hektar dengan rencana pembangunan 25 gedung dan nilai investasi fantastis mencapai Rp7,5 triliun. Ambisi serupa juga melanda proyek Kuningan Persada yang digadang-gadang sebagai menara tertinggi di dunia, serta pengembangan superblok oleh SDR Grup dan Bimantara di kawasan Sudirman hingga Karet.

ADVERTISEMENT

```html ```

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, euforia pembangunan tersebut seketika runtuh saat krisis moneter menghantam Indonesia pada tahun 1998. Krisis ekonomi global ini tidak hanya melumpuhkan daya beli, tetapi juga mengubur banyak proyek ambisius tersebut. Proyek Kuningan Persada senilai 400 juta dolar AS harus mangkrak dan pengelolaannya pun beralih tangan. Kini, setelah tiga dekade berlalu, peta kepemilikan lahan di Segitiga Emas telah berubah drastis dengan hadirnya nama-nama baru seperti keluarga Wijaya melalui Sinar Mas, Century Properties Group yang memegang Pacific Place, serta Martua Sitorus melalui kepemilikan Gama Tower.

Pergantian kepemilikan di pusat bisnis premium ini mencerminkan dinamika hubungan yang cair antara konglomerat dan kekuasaan. Meski krisis ekonomi datang silih berganti dan peta pemain berubah, tanah di Segitiga Emas tetap menjadi komoditas paling bernilai yang terus merangkak naik, menunjukkan bahwa di balik deretan gedung tinggi tersebut, tanah tetaplah menjadi instrumen kekuasaan ekonomi yang tak tergoyahkan. (*)

Berita Terkait

Apresiasi Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Dan Dittipidsiber Bareskrim Polri Ungkap Kasus Penyadapan
Sedih!!, Atlet Disabilitas Keluhkan Penurunan Bonus Medali, Pertanyakan Perbedaan Penghargaan Atlet di Sumsel
Ketua PPI Apresiasi Kepala SMPN 10 Tangsel Tangani Dugaan Perundungan, Pembinaan Khusus Jadi Langkah Tepat
WARGA & Kades KASIH RAJA GERAM! JALAN DIDUGA DIBANGUN SEPANJANG 10KG METER TANPA IZIN MASUK DI LAHAN CETAK SAWAH 92 HEKTARE
PPWI OGAN ILIR KECAM AKUN LADUSING T, DIDUGA SEBARKAN TUDINGAN TANPA BUKTI, Penyebar Fitnah Harus Diproses Sesuai Hukum
PPWI DESAK INSPEKTORAT DAN BUPATI OGAN ILIR USUT DUGAAN SETORAN SEKOLAH SERTA EVALUASI KINERJA MENYELURUH KEPALA SD-SMP
Agus Kliwir Minta Kapolri Bongkar Jaringan Mafia
PPWI OGAN ILIR RESMI LAPORKAN DUGAAN SETORAN KEPALA SEKOLAH KE POLDA SUMSEL

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 14:17 WIB

Apresiasi Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Dan Dittipidsiber Bareskrim Polri Ungkap Kasus Penyadapan

Minggu, 1 November 2026 - 15:26 WIB

Sedih!!, Atlet Disabilitas Keluhkan Penurunan Bonus Medali, Pertanyakan Perbedaan Penghargaan Atlet di Sumsel

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:12 WIB

WARGA & Kades KASIH RAJA GERAM! JALAN DIDUGA DIBANGUN SEPANJANG 10KG METER TANPA IZIN MASUK DI LAHAN CETAK SAWAH 92 HEKTARE

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:04 WIB

PPWI OGAN ILIR KECAM AKUN LADUSING T, DIDUGA SEBARKAN TUDINGAN TANPA BUKTI, Penyebar Fitnah Harus Diproses Sesuai Hukum

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:16 WIB

PPWI DESAK INSPEKTORAT DAN BUPATI OGAN ILIR USUT DUGAAN SETORAN SEKOLAH SERTA EVALUASI KINERJA MENYELURUH KEPALA SD-SMP

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Agus Kliwir Minta Kapolri Bongkar Jaringan Mafia

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:50 WIB

PPWI OGAN ILIR RESMI LAPORKAN DUGAAN SETORAN KEPALA SEKOLAH KE POLDA SUMSEL

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:34 WIB

PPWI OGAN ILIR SAMBANGI POLDA SUMSEL, FIDIEL CASTRO: KEBENARAN HARUS DIUNGKAP, JANGAN BIARKAN FITNAH BERLARUT!

Berita Terbaru

DAERAH

Operasi Sarang Narkoba Polda Riau Sita 100 Kg Narkotika

Jumat, 30 Okt 2026 - 08:04 WIB