PWI Cabut Laporan terhadap Hotman Paris, Sengketa Berakhir Damai Lewat Restorative Justice

baraNews

- Redaksi

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:02 WIB

5076 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat resmi mencabut laporan polisi terhadap pengacara Hotman Paris Hutapea di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya. Keputusan tersebut diambil setelah kedua belah pihak mencapai kesepakatan damai melalui proses mediasi yang difasilitasi Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, sehingga sengketa yang sempat menjadi perhatian publik berakhir melalui mekanisme restorative justice.

Pencabutan laporan dilakukan pada Selasa, 28 Juli 2026, beberapa jam setelah pertemuan mediasi yang berlangsung pada pagi harinya. Langkah tersebut menjadi penutup dari proses hukum yang sebelumnya ditempuh PWI sebagai respons atas pernyataan yang dinilai telah melukai kehormatan profesi wartawan.

Ketua Bidang Pembelaan dan Pembinaan Hukum PWI, Anrico Pasaribu, mengatakan keputusan mencabut laporan merupakan tindak lanjut dari hasil kesepakatan yang dicapai dalam pertemuan antara pengurus PWI dan Hotman Paris. Menurutnya, organisasi menerima permintaan maaf yang disampaikan Hotman karena dinilai dilakukan secara tulus dan menunjukkan iktikad baik untuk menyelesaikan persoalan tanpa memperpanjang konflik.

ADVERTISEMENT

```html ```

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah pertimbangan Ketua Umum bahwa memang sebelumnya juga sudah ada permintaan maaf, kemudian pada pagi tadi juga sudah mengulang kembali permintaan maaf itu, kami PWI menganggap bisa menerima permintaan maaf itu secara tulus,” ujar Anrico di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta.

Anrico menjelaskan penyelesaian melalui pendekatan restorative justice dipilih karena dianggap mampu mengakhiri sengketa secara bermartabat tanpa mengabaikan substansi persoalan yang menjadi dasar pelaporan. Menurutnya, proses tersebut juga mencerminkan penyelesaian hukum yang mengedepankan dialog, tanggung jawab, serta pemulihan hubungan antarpihak.

Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menilai langkah hukum yang sebelumnya ditempuh organisasi telah mencapai tujuan utama, yakni memulihkan kehormatan profesi wartawan. Ia menegaskan bahwa proses hukum bukan semata-mata bertujuan menghukum seseorang, melainkan menjadi pengingat bahwa profesi wartawan merupakan salah satu pilar demokrasi yang harus dihormati oleh seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali.

Menurut Munir, penyelesaian damai tidak mengurangi komitmen organisasi dalam menjaga martabat profesi jurnalistik. Sebaliknya, keputusan tersebut menjadi bukti bahwa penyelesaian konflik dapat dilakukan melalui dialog sepanjang terdapat kesediaan mengakui kesalahan dan memperbaiki hubungan yang sempat terganggu.

Kesepakatan damai ini sekaligus mengakhiri polemik yang sebelumnya menyita perhatian publik. Mediasi yang difasilitasi pimpinan DPR dinilai membuka ruang komunikasi antara kedua belah pihak sehingga persoalan dapat diselesaikan tanpa harus berlanjut ke proses peradilan.

Berakhirnya sengketa antara PWI dan Hotman Paris juga menjadi pengingat bahwa kebebasan berpendapat harus berjalan beriringan dengan penghormatan terhadap profesi lain, termasuk insan pers yang menjalankan fungsi kontrol sosial. Di sisi lain, penyelesaian melalui mekanisme restorative justice menunjukkan bahwa pendekatan hukum yang mengutamakan dialog, pengakuan kesalahan, dan pemulihan hubungan dapat menjadi alternatif penyelesaian perkara yang tetap menjunjung kepastian hukum, rasa keadilan, serta kepentingan publik. (*)

Berita Terkait

Sedih!!, Atlet Disabilitas Keluhkan Penurunan Bonus Medali, Pertanyakan Perbedaan Penghargaan Atlet di Sumsel
Ketua PPI Apresiasi Kepala SMPN 10 Tangsel Tangani Dugaan Perundungan, Pembinaan Khusus Jadi Langkah Tepat
WARGA & Kades KASIH RAJA GERAM! JALAN DIDUGA DIBANGUN SEPANJANG 10KG METER TANPA IZIN MASUK DI LAHAN CETAK SAWAH 92 HEKTARE
PPWI OGAN ILIR KECAM AKUN LADUSING T, DIDUGA SEBARKAN TUDINGAN TANPA BUKTI, Penyebar Fitnah Harus Diproses Sesuai Hukum
PPWI DESAK INSPEKTORAT DAN BUPATI OGAN ILIR USUT DUGAAN SETORAN SEKOLAH SERTA EVALUASI KINERJA MENYELURUH KEPALA SD-SMP
Agus Kliwir Minta Kapolri Bongkar Jaringan Mafia
PPWI OGAN ILIR RESMI LAPORKAN DUGAAN SETORAN KEPALA SEKOLAH KE POLDA SUMSEL
PPWI OGAN ILIR SAMBANGI POLDA SUMSEL, FIDIEL CASTRO: KEBENARAN HARUS DIUNGKAP, JANGAN BIARKAN FITNAH BERLARUT!

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:12 WIB

WARGA & Kades KASIH RAJA GERAM! JALAN DIDUGA DIBANGUN SEPANJANG 10KG METER TANPA IZIN MASUK DI LAHAN CETAK SAWAH 92 HEKTARE

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:04 WIB

PPWI OGAN ILIR KECAM AKUN LADUSING T, DIDUGA SEBARKAN TUDINGAN TANPA BUKTI, Penyebar Fitnah Harus Diproses Sesuai Hukum

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:16 WIB

PPWI DESAK INSPEKTORAT DAN BUPATI OGAN ILIR USUT DUGAAN SETORAN SEKOLAH SERTA EVALUASI KINERJA MENYELURUH KEPALA SD-SMP

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:50 WIB

PPWI OGAN ILIR RESMI LAPORKAN DUGAAN SETORAN KEPALA SEKOLAH KE POLDA SUMSEL

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:34 WIB

PPWI OGAN ILIR SAMBANGI POLDA SUMSEL, FIDIEL CASTRO: KEBENARAN HARUS DIUNGKAP, JANGAN BIARKAN FITNAH BERLARUT!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:43 WIB

DPC PPWI OGAN ILIR DESAK POLRES USUT AKUN FB DIDUGA CEMARKAN NAMA BAIK ORGANISASI LEGAL di RI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:09 WIB

Dugaan Pungutan Rutin Kepala SD dan SMP di Ogan Ilir Mencuat, Ada Klaim Ancaman Pencopotan Jabatan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:46 WIB

Klarifikasi BPK Tegaskan Tak Ada Larangan Berlangganan Media, Dugaan Aliran Dana BOS Ilegan ke Forum Tertentu Kini Dipertanyakan

Berita Terbaru

DAERAH

Operasi Sarang Narkoba Polda Riau Sita 100 Kg Narkotika

Jumat, 30 Okt 2026 - 08:04 WIB