Tokoh Muda Papua Alfred Pabika Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara

REDAKSI DKI JAKARTA

- Redaksi

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:31 WIB

5061 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 9 Juli 2026 – Tokoh muda Papua, Alfred Pabika yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang Organisasi GMKI, menyatakan dukungan penuh kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk mengusut secara tuntas dugaan tindak pidana korupsi dalam pasokan batu bara bagi pembangkit listrik yang diduga berdampak pada terjadinya pemadaman listrik di sejumlah wilayah Sumatera dan Kalimantan.

Menurut Alfred, apabila dugaan manipulasi pasokan, permainan kualitas batu bara, maupun penyimpangan dalam kontrak pengadaan terbukti benar, maka tindakan tersebut merupakan bentuk pengkhianatan terhadap kepentingan rakyat serta mengancam ketahanan energi nasional.

“Jika benar terdapat manipulasi pasokan, permainan kualitas maupun penyimpangan kontrak, maka hal itu merupakan pengkhianatan terhadap kepentingan rakyat dan ketahanan energi nasional,” ujar Alfred Pabika dalam keterangannya, Kamis (9/7).

ADVERTISEMENT

```html ```

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alfred menilai dugaan penyimpangan tersebut tidak dapat dipandang semata sebagai persoalan administratif dalam rantai pasok energi. Menurutnya, kasus tersebut berpotensi menjadi tindak pidana korupsi yang merugikan keuangan negara, mengganggu pelayanan publik, serta melemahkan ketahanan energi nasional.

Ia menegaskan bahwa sektor energi, khususnya kelistrikan, merupakan sektor strategis yang harus terbebas dari praktik mafia pasokan, kolusi, maupun penyimpangan tata kelola. Oleh karena itu, proses penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, transparan, menyeluruh, dan tanpa pandang bulu terhadap siapa pun yang diduga terlibat.

Selain itu, Alfred memandang dugaan korupsi dalam pemenuhan pasokan batu bara juga mencerminkan masih adanya persoalan mendasar dalam tata kelola energi nasional, mulai dari lemahnya pengawasan rantai pasok, pengendalian mutu dan volume pasokan, hingga potensi penyimpangan dalam proses kontrak pengadaan.

Menurutnya, penegakan hukum tidak boleh berhenti pada pelaku di tingkat operasional semata, tetapi harus mampu mengungkap seluruh pihak yang memiliki tanggung jawab dalam proses pengadaan maupun pihak-pihak yang diduga menikmati keuntungan dari praktik yang merugikan negara tersebut.

“Aparat penegak hukum harus berani menelusuri tanggung jawab mulai dari pemasok, perantara, pejabat pengambil keputusan, pengawas kontrak hingga pihak yang menikmati keuntungan dari skema yang merugikan negara. Siapa pun yang terlibat harus dimintai pertanggungjawaban secara hukum,” tegasnya.

Di akhir keterangannya, Alfred mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mengawal proses penegakan hukum sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih.

“Setiap penyelenggara negara yang tidak bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme merupakan ancaman bagi kepentingan bangsa. Karena itu, menjadi tanggung jawab kita bersama untuk melawan segala bentuk korupsi demi terwujudnya pemerintahan yang bersih, transparan, dan berkeadilan,” tutup Alfred Pabika.

Berita Terkait

20 Tangki Air Bersih Dikirim, SMSI dan Dulur Sikep Nyawiji Bantu Warga Terdampak Kekeringan
Legalitas Perusahaan Pers Wajib di Audit, Agus Kliwir Minta Pemerintah Cermat Pilih Media Mitra Kerja
Gerak Bersama Hadapi Kekeringan, SMSI, Dulur Sikep dan Polresta Pati Turun Tangan
SMSI Desak Transparansi Dana Desa, Semua Tahapan Anggaran Harus Terbuka
Kapolresta Pati Temui Warga Cluwak, Bahas Kamtibmas dan Kenakalan Remaja
PT WIN Berhenti Beroperasi, Ekonomi Warga Lingkar Tambang Terpuruk: Pengangguran Meluas, Kebutuhan Harian Mencekik
Sematkan Budaya Tertib Sejak Dini, Sat Lantas Polres Toraja Utara Gelar “Police Goes to School” di SMA Kristen Rantepao
Tangani Penyelewengan BBM Subsidi Modus Mobil Tangki, Polres Toraja Utara Ikuti Konferensi Pers Serentak Bersama Polda Sulsel

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 15:50 WIB

Bunda Literasi Indonesia: Literasi, Kunci Mutlak Meraih Indonesia Emas yang Gemilang

Rabu, 16 September 2026 - 07:11 WIB

Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan, Advokat Berkat Sama Hulu Sampaikan Ucapan Selamat

Kamis, 3 September 2026 - 10:33 WIB

Pengamat: Laporan terhadap Budi Arie Dinilai Kurang Tepat, Hanya Berangkat dari Penggunaan Kata “Seandainya”Bukan Dugaan Makar

Rabu, 2 September 2026 - 07:45 WIB

Antibully Jakarta Festival Jadikan Musik sebagai Jembatan Kesetaraan bagi Anak Berkebutuhan Khusus dan Anak Tipikal

Selasa, 1 September 2026 - 21:19 WIB

Mayat Pria Ditemukan di Gardu Listrik LRT Pancoran, Diduga Tersengat Saat Hendak Curi Kabel

Selasa, 1 September 2026 - 19:47 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Menghimbau KPK Periksa & Ungkap Semua Dinas Pemkab Bogor, SKPD Para Camat dan Kadesnya

Selasa, 1 September 2026 - 14:55 WIB

Putusan Pengadilan Budi Arie Bersih, Aktivis Nasional : Jangan Hidupkan Lagi Narasi Lama Semata untuk raming

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Pengamat: “Budi Arie Clear”, Putusan Pengadilan Tak Buktikan Keterlibatannya dalam Kasus Judi Online

Berita Terbaru