Prestasi Tak Lagi Menjamin? Polemik SPMB SMP Negeri 1 Indralaya Kembali Lagi Menjadi Tuai Sorotan Publik, Warga: Pemkab OI Stop Tutup Mata

FIDER CASTRO

- Redaksi

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:08 WIB

50113 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR, – baranews.net, Polemik Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di SMP Negeri 1 Indralaya kembali menjadi sorotan publik. Setelah sebelumnya mencuat kasus seorang siswa bernama Musdalifa yang tidak diterima melalui jalur domisili meskipun rumahnya berada sangat dekat dengan sekolah, kini muncul lagi keluhan dari orang tua siswa berprestasi yang juga dinyatakan tidak lolos.

 

Kasus terbaru yang viral di media sosial menimpa seorang siswi bernama Adelina Izzatunnisa. Berdasarkan dokumen prestasi yang beredar, Adelina memiliki sejumlah penghargaan akademik sejak duduk di bangku sekolah dasar, mulai dari peringkat kelas hingga penghargaan sebagai wisudawan terbaik Madrasah Diniyah Al-Ittifaqiah Indralaya.

ADVERTISEMENT

```html ```

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Orang tua siswa mengaku kecewa dan mempertanyakan mekanisme seleksi yang digunakan. Kekecewaan tersebut kemudian diluapkan melalui media sosial dan mendapat respons luas dari masyarakat. Banyak warga menilai pemerintah daerah perlu segera memberikan penjelasan terbuka agar polemik serupa tidak terus berulang setiap tahun ajaran baru.

 

Yang menjadi pertanyaan publik saat ini bukan hanya soal satu atau dua siswa yang tidak lolos, melainkan tentang transparansi sistem penerimaan itu sendiri. Jika siswa berprestasi dan siswa yang tinggal dekat sekolah sama-sama gagal diterima, maka masyarakat berhak memperoleh penjelasan yang jelas mengenai dasar penetapan hasil seleksi tersebut.

 

Berbagai komentar netizen yang beredar menunjukkan adanya kekecewaan mendalam terhadap sistem yang dinilai belum mampu memberikan rasa keadilan. Meski demikian, seluruh dugaan yang berkembang di media sosial tentu perlu dibuktikan melalui pemeriksaan dan klarifikasi resmi dari pihak berwenang.

 

Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia Kabupaten Ogan Ilir (PPWI-OI), Fidiel Castro, meminta Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir untuk tidak menutup mata terhadap persoalan yang terus berulang setiap tahun.

 

“Kami meminta Bupati Ogan Ilir, DPRD Kabupaten Ogan Ilir, Inspektorat, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk turun langsung melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan SPMB. Jangan sampai polemik yang sama terus terjadi dan merugikan masa depan anak-anak yang ingin mendapatkan hak pendidikannya,” ujarnya.

 

Menurutnya, persoalan pendidikan tidak boleh dianggap sebagai masalah biasa karena menyangkut masa depan generasi muda Ogan Ilir. Pemerintah daerah harus hadir memberikan kepastian, keadilan, dan transparansi kepada masyarakat.

 

PPWI-OI juga mendesak agar dilakukan audit dan evaluasi terhadap seluruh proses penerimaan siswa baru yang menjadi sorotan masyarakat. Jika ditemukan adanya pelanggaran prosedur atau penyimpangan administrasi, maka harus ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Masyarakat Ogan Ilir saat ini menunggu sikap tegas dan respons resmi dari Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir. Jangan sampai slogan pembangunan dan kemajuan daerah hanya menjadi jargon, sementara keluhan masyarakat, khususnya yang menyangkut pendidikan anak-anak, terus terabaikan.

 

Pendidikan adalah hak setiap anak. Karena itu, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh proses penerimaan peserta didik berlangsung transparan, objektif, akuntabel, dan bebas dari segala bentuk praktik yang dapat merugikan siswa maupun orang tua.

 

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SMP Negeri 1 Indralaya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Ogan Ilir, DPRD Kabupaten Ogan Ilir, maupun Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir masih diharapkan memberikan penjelasan resmi terkait berbagai keluhan yang berkembang di tengah masyarakat.

Laporan Ketua Pewarta Indonesia

Berita Terkait

20 Tangki Air Bersih Dikirim, SMSI dan Dulur Sikep Nyawiji Bantu Warga Terdampak Kekeringan
Legalitas Perusahaan Pers Wajib di Audit, Agus Kliwir Minta Pemerintah Cermat Pilih Media Mitra Kerja
Gerak Bersama Hadapi Kekeringan, SMSI, Dulur Sikep dan Polresta Pati Turun Tangan
SMSI Desak Transparansi Dana Desa, Semua Tahapan Anggaran Harus Terbuka
Kapolresta Pati Temui Warga Cluwak, Bahas Kamtibmas dan Kenakalan Remaja
PT WIN Berhenti Beroperasi, Ekonomi Warga Lingkar Tambang Terpuruk: Pengangguran Meluas, Kebutuhan Harian Mencekik
Sematkan Budaya Tertib Sejak Dini, Sat Lantas Polres Toraja Utara Gelar “Police Goes to School” di SMA Kristen Rantepao
Tangani Penyelewengan BBM Subsidi Modus Mobil Tangki, Polres Toraja Utara Ikuti Konferensi Pers Serentak Bersama Polda Sulsel

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 15:50 WIB

Bunda Literasi Indonesia: Literasi, Kunci Mutlak Meraih Indonesia Emas yang Gemilang

Rabu, 16 September 2026 - 07:11 WIB

Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan, Advokat Berkat Sama Hulu Sampaikan Ucapan Selamat

Kamis, 3 September 2026 - 10:33 WIB

Pengamat: Laporan terhadap Budi Arie Dinilai Kurang Tepat, Hanya Berangkat dari Penggunaan Kata “Seandainya”Bukan Dugaan Makar

Rabu, 2 September 2026 - 07:45 WIB

Antibully Jakarta Festival Jadikan Musik sebagai Jembatan Kesetaraan bagi Anak Berkebutuhan Khusus dan Anak Tipikal

Selasa, 1 September 2026 - 21:19 WIB

Mayat Pria Ditemukan di Gardu Listrik LRT Pancoran, Diduga Tersengat Saat Hendak Curi Kabel

Selasa, 1 September 2026 - 19:47 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Menghimbau KPK Periksa & Ungkap Semua Dinas Pemkab Bogor, SKPD Para Camat dan Kadesnya

Selasa, 1 September 2026 - 14:55 WIB

Putusan Pengadilan Budi Arie Bersih, Aktivis Nasional : Jangan Hidupkan Lagi Narasi Lama Semata untuk raming

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Pengamat: “Budi Arie Clear”, Putusan Pengadilan Tak Buktikan Keterlibatannya dalam Kasus Judi Online

Berita Terbaru