Lebih dari 500 Calon Jaksa Ikuti Kuliah Umum tentang Masa Depan Kejaksaan dan Ketahanan Nasiona

baraNews

- Redaksi

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:09 WIB

5041 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Upaya memperkuat institusi penegakan hukum terus dilakukan oleh Kejaksaan Republik Indonesia melalui pengembangan kapasitas sumber daya manusia. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Kuliah Umum bertema **“Pemajuan Institusi Kejaksaan dalam Konteks Pembangunan Supremasi Hukum dan Geostrategis Indonesia” yang digelar oleh Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan RI di Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Dewan Pembina Puspolkam Indonesia, *Firman Jaya Daeli*, hadir sebagai narasumber sekaligus dosen tamu untuk memberikan pandangan strategis kepada lebih dari 500 peserta Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia.

Kuliah umum ini menjadi ruang pembelajaran penting bagi para calon jaksa dalam memahami tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks, sekaligus memperkuat pemahaman mengenai hubungan erat antara supremasi hukum, pembangunan nasional, dan kepentingan geostrategis Indonesia di tengah dinamika global.

ADVERTISEMENT

```html ```

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pemaparannya, Firman Jaya Daeli menegaskan bahwa Kejaksaan memiliki posisi yang sangat strategis dalam menjaga tegaknya hukum, keadilan, serta stabilitas nasional. Menurutnya, institusi Kejaksaan tidak hanya berfungsi sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung pembangunan bangsa dan menjaga kepentingan negara.

Ia menilai bahwa berbagai capaian yang diraih Kejaksaan RI saat ini menunjukkan adanya kemajuan yang signifikan di bawah kepemimpinan *Jaksa Agung Prof. Dr. Sanitiar Burhanuddin, S.H., M.H.* Transformasi kelembagaan yang terus berjalan dinilai telah meningkatkan kepercayaan publik sekaligus memperkuat peran Kejaksaan dalam sistem hukum nasional.

Firman juga memberikan apresiasi terhadap peran Badiklat Kejaksaan RI yang terus mendorong lahirnya sumber daya manusia penegak hukum yang profesional, berintegritas, dan memiliki wawasan kebangsaan yang kuat. Menurutnya, pendidikan dan pelatihan menjadi fondasi utama dalam membangun kualitas institusi yang mampu menjawab tantangan masa depan.

Sementara itu, perkembangan positif di lingkungan Badiklat Kejaksaan RI turut dikaitkan dengan kepemimpinan *Kepala Badiklat Dr. Leonard Eben Ezer Simanjuntak, S.H., M.H.* yang dinilai berhasil mengakselerasi berbagai program pembinaan dan pengembangan kompetensi secara reformatif dan transformatif.

Kegiatan kuliah umum tersebut dipandu oleh *Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknis Fungsional Badiklat Kejaksaan RI, Rini Hartatie, S.H., M.H.*, yang bertindak sebagai moderator. Dalam suasana yang interaktif dan akademis, para peserta memperoleh pemahaman komprehensif mengenai pentingnya membangun institusi Kejaksaan yang adaptif, profesional, dan responsif terhadap perkembangan hukum serta dinamika geopolitik global.

Melalui kegiatan ini, Badiklat Kejaksaan RI menegaskan komitmennya untuk terus mencetak jaksa-jaksa berkualitas yang tidak hanya menguasai aspek teknis penegakan hukum, tetapi juga memiliki perspektif strategis dalam menjaga kedaulatan hukum dan mendukung cita-cita Indonesia sebagai negara hukum yang maju, adil, dan berdaya saing global.

Berita Terkait

PW GPA DKI Jakarta Gelar Rakerwil I, Bertekad Bersinergi Membangun Jakarta dan Bangsa
Merajut Persahabatan Indonesia–Maroko: PPWI dan Kedubes Maroko Sepakati 9 Agenda Strategis
Bunda Literasi Indonesia: Literasi, Kunci Mutlak Meraih Indonesia Emas yang Gemilang
Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan, Advokat Berkat Sama Hulu Sampaikan Ucapan Selamat
Tersangka KDRT Resmi Ditetapkan, Agus Kliwir Apresiasi Kapolri dan Mapolresta Pati
Pengamat: Laporan terhadap Budi Arie Dinilai Kurang Tepat, Hanya Berangkat dari Penggunaan Kata “Seandainya”Bukan Dugaan Makar
Antibully Jakarta Festival Jadikan Musik sebagai Jembatan Kesetaraan bagi Anak Berkebutuhan Khusus dan Anak Tipikal
Mayat Pria Ditemukan di Gardu Listrik LRT Pancoran, Diduga Tersengat Saat Hendak Curi Kabel

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 18:09 WIB

Jaringan Sabu Instagram Terbongkar di Kesu, Satresnarkoba Polres Toraja Utara Ringkus Pemuda 23 Tahun

Sabtu, 12 September 2026 - 20:25 WIB

Nekat Curi Motor Teman Saat Tidur, Pemuda Berinisail DBT Diamankan Tim URC Polres Toraja Utara

Rabu, 9 September 2026 - 16:17 WIB

Satresnarkoba Polres Morowali Utara berhasil sita 145 Peket Shabu serta amankan tujuh orang pelaku dalam sepekan

Selasa, 8 September 2026 - 05:23 WIB

Polisi Mulai Panggil Saksi, Dugaan Pengeroyokan Pelajar di Kayuagung Masuk Tahap Penyidikan

Selasa, 1 September 2026 - 19:55 WIB

Pemuda Mentawai Bangun Internet Mandiri, Dipidana karena Administrasi Belum Lengkap

Rabu, 26 Agustus 2026 - 00:56 WIB

Tiga Polisi Jadi Korban Baku Tembak dengan DPO Kasus Narkoba dan Senpi Ilegal di Lampung Utara

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Respon Cepat Layanan Call Center 110: Polres Toraja Utara Evakuasi Korban Lakalantas di Kesu

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:21 WIB

TIM URC Sat Reskrim Polres Toraja Utara Berhasil Amankan DPO Kasus Curas 16 Gram Kalung Emas

Berita Terbaru

NASIONAL

Ambisi Konglomerat di Balik Gemerlap Segitiga Emas Jakarta

Sabtu, 19 Sep 2026 - 23:36 WIB