Prof Sutan Nasomal : Amerika Panik Sampai Datang Ke China Karena Iran Menang Perang

baraNews

- Redaksi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 16:53 WIB

5055 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Negara Adidaya Panik mencari suaka jalinan bisnis ke negara solmetnya yaitu melalui sisen dalam situasi seperti beginilah debut
Kondisi kedatangan Presiden Amerika ke China bisa di maklumi karena kisah Amerika kalah perang bukan rahasia lagi. Kemarahan Negara Amerika di sampaikan Presiden Amerika merayu china agar membuka catatan baru berdagang serta saling menurunkan pajak atau membuka kemudahan kedua Negara tersebut bisa memulai dagang.

Tidak heran Amerika harus datang ke China agar bisa merayu sahabatnya IRAN untuk lebih lunak dan membuka selat HORMUS sehingga kembali aman di lintasi oleh kapal negara manapun.

Selama ini sekian dekade didunia Amerika Serikat terkenal dengan sebutan negara Adidaya namun akibat iran Menang perang tahun 2026 tahun ini mengabaikan predikat Negara adidaya disandang Presiden Amerika Serikat merasa sangat butuh perlu banget menggandeng negara China untuk terjalinnya hubungan bilateral dengan perdagangan yang saling menguntungkan kedua negara dengan berbagai kemudahan dimasing negara sangat lucu memang tapi itulah fatamorgana kehidupan didunia ini yah toh”, ujar Profesor Doktor Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Nasional Presiden Partai Koalisi Rakyat Indonesia di kantornya di bilangan Cijantung Jakarta 22/5/2026 via telpon selulernya menjawab pertanyaan para pemimpin Redaksi Media cetak onlen dalam luar negeri.

ADVERTISEMENT

```html ```

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehebatan militer AMERIKA hanya kisah dongeng bagi IRAN karena sudah berjalan beberapa bulan AMERIKA bersama ISRAEL gagal melumpuhkan kekuatan militer IRAN.

*Kemudian Kedepannya Menuju Akhir Tahun 2026 Apa Yang Akan Terjadi !!!*

Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH melihat bisik bisik halus antara IRAN CHINA RUSIA dan KOREA agar melumpuhkan kekuatan militer Amerika Israel sampai tak mampu lagi perang. Tetapi tak bisa di pungkiri agar perang ini bisa disingkatkan dengan memulai perang NUKLIR baik sekala menengah atau sekala besar agar Amerika Israel menjerit dalam kehancuran dalam kekalahan.

Korban perang yang terlibat telah mencapai ribuan di pihak IRAN LEBANON dan YAMAN begitu juga di pihak Amerika dan Israel.
Belanja biaya perang sampai mei 2026 diperkirakan telah menghabiskan biaya Trilyunan dengan kerugian kehancuran Ribuan Trilyun.

Negara Negara Tim-Teng telah salah membaca kemampuan IRAN mengatur kekuatan militernya tetap tangguh melawan Amerika dan Israel sehingga menjadi ancaman besar serta ketakutan banyak para orang kaya presiden dan raja raja di Tim-Teng.

Keputusan akhir untuk menguasai SDA minyak gas dll di Tim-Teng kemungkinan besar Amerika harus mengalahkan China dalam perang baru di lautan pacifik dan Rusia perang melawan Ukrarina serta eropa. Prof Sutan Nasomal memperkirakan ini adalah keputusan terburuk yang di ambil Amerika serta Israel.

Situasi konflik bersekala besar bisa tercipta di banyak negara Asia akibat dampak ekonomi yang sakit parah.
Banyak Negara yang tidak mampu mempertahankan Negaranya karena mahalnya harga minyak dan energi. Kenaikan harga barang kebutuhan masyarakat menjadi api revolusi yang tidak sengaja di picu oleh tidak pekanya para Presiden di negara ke dua atau ke tiga.

Prof Sutan Nasomal menyampaikan kepada media : Prahara terjadi dimana mana secara cepat, dalam beberapa waktu menjawab akan kemana arah terciptanya kedamaian baru, negara negara dengan sistem atau aturan baru serta dibuangnya sistem dan aturan lama. Kejayaan ilmu dan pemahaman di masalalu kembali digunakan untuk membentuk keseimbangan kehidupan sosial hukum politik atau mendirikan jalur yang lebih kuat di semua pemegang kendali.

Narasumber : Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Presiden Partai Koalisi Rakyat Indonesia Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia Call Center 087719021960.

Berita Terkait

PPWI OGAN ILIR KECAM AKUN LADUSING T, DIDUGA SEBARKAN TUDINGAN TANPA BUKTI, Penyebar Fitnah Harus Diproses Sesuai Hukum
Tambang Ilegal di banten tidak pernah selesai : Evaluasi Kapolda Banten sebagai Aparat penegak Hukum
Merajut Persahabatan Indonesia–Maroko: PPWI dan Kedubes Maroko Sepakati 9 Agenda Strategis
Disorot Media Korea, Program Makan Bergizi Gratis Indonesia Dibayangi Tantangan Distribusi dan Isu Pengawasan
UN Visit to Aceh Sparks Calls for Self-Determination, Raises International Attention
Semakin Ditutupi, Semakin Dicurigai, Satu Dokumen, Sejuta Pertanyaan: Polemik Ijazah Jokowi dan Runtuhnya Kepercayaan Publik
DJ Oke Gas” dan Realita Pahit Rakyat: Ketika Janji Politik Berujung Beban Hidup yang Kian Berat
RAKYAT MENUNTUT PENGUSUTAN TUNTAS! KASUS MBG JANGAN BERHENTI PADA TIGA TERSANGKA SAJA

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:12 WIB

WARGA & Kades KASIH RAJA GERAM! JALAN DIDUGA DIBANGUN SEPANJANG 10KG METER TANPA IZIN MASUK DI LAHAN CETAK SAWAH 92 HEKTARE

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:04 WIB

PPWI OGAN ILIR KECAM AKUN LADUSING T, DIDUGA SEBARKAN TUDINGAN TANPA BUKTI, Penyebar Fitnah Harus Diproses Sesuai Hukum

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:16 WIB

PPWI DESAK INSPEKTORAT DAN BUPATI OGAN ILIR USUT DUGAAN SETORAN SEKOLAH SERTA EVALUASI KINERJA MENYELURUH KEPALA SD-SMP

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:50 WIB

PPWI OGAN ILIR RESMI LAPORKAN DUGAAN SETORAN KEPALA SEKOLAH KE POLDA SUMSEL

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:34 WIB

PPWI OGAN ILIR SAMBANGI POLDA SUMSEL, FIDIEL CASTRO: KEBENARAN HARUS DIUNGKAP, JANGAN BIARKAN FITNAH BERLARUT!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:43 WIB

DPC PPWI OGAN ILIR DESAK POLRES USUT AKUN FB DIDUGA CEMARKAN NAMA BAIK ORGANISASI LEGAL di RI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:09 WIB

Dugaan Pungutan Rutin Kepala SD dan SMP di Ogan Ilir Mencuat, Ada Klaim Ancaman Pencopotan Jabatan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:46 WIB

Klarifikasi BPK Tegaskan Tak Ada Larangan Berlangganan Media, Dugaan Aliran Dana BOS Ilegan ke Forum Tertentu Kini Dipertanyakan

Berita Terbaru

DAERAH

Operasi Sarang Narkoba Polda Riau Sita 100 Kg Narkotika

Jumat, 30 Okt 2026 - 08:04 WIB