KH Abu Hasan Sesalkan Perubahan Jadwal Audensi: Kami Sudah Terlanjur Hadir di Jakarta

baraNews

- Redaksi

Kamis, 14 Mei 2026 - 19:37 WIB

5049 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – KH Abu Hasan , selaku Ketua Yayasan Attaroqqi Al Jasair, mengucapkan rasa syukur dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas respons positif dan tindak lanjut dari Kementerian Agama Republik Indonesia terkait permohonan audiensi yang diajukannya sebelumnya. Namun di sisi lain, ia juga menyampaikan kekecewaan mendalam terkait ketidakpastian jadwal yang terjadi belakangan ini.

Hal ini menyusul diterimanya surat resmi dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Nomor B-347/Dt.III.III/HM.01/04/2026 tertanggal 29 April 2026, yang mengagendakan pertemuan tersebut.

“Sekarang muncul lagi surat audiensi yang dijadwalkan untuk berlangsung pada tanggal 12 Mei 2026 mendatang, bertempat di Ruang Rapat Direktorat Penerangan Agama Islam, Jalan M.H. Thamrin No. 6 Jakarta Pusat, jelas KH Abu Hasan kepada awak media di Jakarta, Sabtu (9/5/2026). Dalam kesempatan konferensi pers tersebut, KH Abu Hasan tampak didampingi dan didukung penuh oleh 21 orang pengurus dan anggota yayasan.

ADVERTISEMENT

```html ```

SCROLL TO RESUME CONTENT

KH Abu Hasan menyampaikan bahwa langkah penerbitan surat ini awalnya merupakan bentuk perhatian negara terhadap peran umat dan lembaga keagamaan dalam menjaga stabilitas serta keharmonisan bangsa, namun perubahan jadwal yang terus berulang menimbulkan masalah baru.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kementerian Agama RI atas respons ini. Namun, kami juga menyampaikan rasa kecewa yang mendalam dengan munculnya jadwal audiensi lagi. Saat ini, ke-21 orang rombongan kami sudah terlanjur berada di Jakarta demi memenuhi undangan dan menjalin silaturahmi,” tegas KH Abu Hasan.

Ia mengingatkan, bahwa tujuan utama permohonan ini adalah disampaikan kepada Presiden Republik Indonesia dan telah diteruskan oleh Kementerian Sekretariat Negara melalui surat Nomor B-05/KSN/D-2/SR.00/10/2025 tanggal 2 Oktober 2025, semata-mata dalam rangka menjalin silaturahmi serta mendoakan agar Bangsa Indonesia senantiasa berada dalam keadaan kondusif, damai, dan terus menjalankan kebaikan bersama.

Menindaklanjuti hal tersebut, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama kini menetapkan jadwal baru yang akan diwakili langsung oleh Direktur Penerangan Agama Islam, pada Selasa, 12 Mei 2026 pukul 14.00 WIB hingga selesai.

Surat undangan resmi tersebut ditandatangani langsung oleh Direktur Penerangan Agama Islam, Muchlis Muhammad Hanafi, yang menyampaikan konfirmasi bahwa disposisi terkait permohonan ini telah diproses sepenuhnya oleh jajarannya.

Merespons hal ini, KH Abu Hasan memberikan pernyataan tegas terkait langkah selanjutnya yang akan diambil pihaknya.

“Kami datang membawa niat baik dan doa terbaik untuk negeri. Namun, jika pada pelaksanaannya nanti tidak ada unsur iktikad baik dari pihak Kementerian Agama dan pertemuan ini hanya sekadar formalitas tanpa kejelasan, maka kami tidak akan diam. Kami bertegas akan mengadukan hal ini langsung kepada Bapak Presiden Republik Indonesia,” ancang KH Abu Hasan.

KH Abu Hasan menegaskan bahwa kehadiran pihaknya dalam audiensi nanti murni bertujuan untuk mempererat hubungan antara lembaga masyarakat dengan pemerintah, serta menyampaikan harapan dan doa tulus agar Indonesia tetap menjadi negara yang rukun, aman, dan sejahtera.

“Semoga pertemuan ini menjadi langkah kecil yang bermakna besar bagi persatuan dan kemajuan agama serta negara kita tercinta, dan tidak menimbulkan masalah baru bagi kami yang sudah terlanjur hadir ke Jakarta,” pungkas KH Abu Hasan.

Laporan: Jalal

Berita Terkait

Usai Diperiksa Kejati DKI, Entjik S. Djafar dan Kuseryansyah Hindari Media, AFPI Disorot
Profesor Sutan Nasomal Klem Ekonomi Mangkrak Lapor Pak Prabowo Tolong Presiden Rakyat Terancam Lapar Dimana Mana!!
Dugaan Penggelapan Dua Mobil Mewah Dilaporkan Seorang Pelajar ke Polda Metro Jaya
Modus Janji Cairkan Dana Rp1,5 Miliar Berujung Laporan Polisi, Dugaan Penggelapan Kendaraan Diusut Polda Metro Jaya
GP Alwashliyah Dukung Sikap Tegas Kepala BP BUMN Dony Oskaria: Desak PT PP Jalankan Restrukturisasi Tanpa Mengorbankan Karyawan
Konflik Tiket Jatah Wartawan Warnai Laga Persib Bandung di Piala Presiden 2026
Prof DR Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Membuat Aturan Ketat Jaga Ibu & Anak Indonesia
FPII Kecam Keras Pelabelan “Londo Ireng, Kasihhati : Itu Serangan Terbuka Terhadap Martabat Insan Pers Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:48 WIB

Usai Dilantik Jadi Perwira TNI AD, Yudha Wira Gelar Syukuran Sederhana Penuh Haru

Kamis, 30 Juli 2026 - 23:57 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Meminta Ketua Umum PDI Perjuangan Agar Memberikan Klarifikasi Ucapan Anggotanya “Menghina Wartawan Gerombolan Sirkus”

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:17 WIB

MK Putuskan Anggaran Makan Bergizi Harus Dipisah dari Anggaran Pendidikan Mulai 2028

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:56 WIB

Kasus TPPU Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Kejagung Tetapkan Tersangka Baru, Komitmen Bersih-Bersih Internal Kembali Diuji

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:02 WIB

PWI Cabut Laporan terhadap Hotman Paris, Sengketa Berakhir Damai Lewat Restorative Justice

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:55 WIB

Aksi Kecam Istilah “Londo Ireng” di Medan, Organisasi Sipil dan Pers Tuntut Presiden Klarifikasi

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:50 WIB

Demo Ribuan Bangkai Ayam, Warga Palangka Raya Desak Tanggung Jawab PLN Atas Pemadaman Listrik

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:35 WIB

KPK Tegaskan Objektivitas Usut Pemerasan oleh Oknum Pegawai, Tersangka Merupakan Anggota Polri

Berita Terbaru