Profesor Sutan Nasomal Minta Presiden RI Rumuskan Nilai Rupiah Terhindarkan Anjlok Ditindas Dollar Melambung “Luluh lantakkan Perekonomian”

baraNews

- Redaksi

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:02 WIB

5055 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Rendahnya nilai tukar rupiah yang ditekan maksimal dollar yang semangkin menjulang adalah akibat permainan mafia pasar dan tidak lepas dikendalikan pemain bursa efek saham yang dikendalikan begitu piawai dibalik adanya perkembangan politik tingkat dunia yang menghantam Indonesia, saya himbau kiranya Bapak Presiden RI Jenderal H Prabowo Subianto bersama para penasehat Pakar dan pejabat tinggi lainnya mencarikan rumus menaikan kembali nilai tukar rupiah agar stabil lepas dari tindakan Dollar maupun Yen nilai tukar uang lainnya yang ada didunia di berbagai negara Asia Afrika ASEAN”, Ujar Profesor Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Presiden Partai Oposisi Merdeka Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia Ketua Umum YLBH Cendrawasih Celebes Indonesia Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS di kantornya Dibilangan Cijantung Jakarta 12/6/2026 menjawab pertanyaan para pemimpin redaksi medis cetak onlen dalam luar negeri via telpon selulernya.

Presiden RI bersama team ahli memiliki kemampuan membuat pesawat canggih dan chip yang memiliki nilai jual tinggi atau membuat kendaraan canggih serta macam macam perlengkapan militer guna mendapatkan peluang di market international. Maka nilai Rupiah akan kembali sehat bila hal tersebut terlaksana. Presiden RI Kepercayaan Masyarakat tentu bisa menggunakan kemampuan team ahli menjadi negara yang mata uangnya kuat.

Prof Sutan Nasomal menyampaikan rakyat semakin susah ketika nilai Rupiah semakin lemah sehingga semakin mahal semuanya

ADVERTISEMENT

```html ```

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menjadi pembicaraan semua pihak rupiah jatuh ketitik terendah sepanjang sejarah. Harga harga naik. Kesempatan kerja semakin langka dan waktu terus berjalan dengan situasi semakin memburuk. Ini berdampak kepada hajat hidup banyak orang. Semakin tidak baik baik saja keadaan Indonesia. Hampir semua orang tergerus habis tabungannya sekedar sepiring nasi. Sudah tidak ada daya beli masyarakat untuk bisa memenuhi kebutuhan. Tidak ada kepastian dalam ekonomi. Sehingga keamanan kekuatan masyarakat terancam. Maka perlu pemerintah memberikan kepastian yang jelas. Apalagi BBM lompat harga yang memberikan dampak pada mahalnya harga harga kebutuhan masyarakat.

Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH menyampaikan kepada media : Masyarakat di minta irit dan berhemat tetapi terlihat pemerintah malah mementingkan egonya dan menghabiskan uang kepada hal yang tidak penting. Kenaikan harga BBM menyampaikan pesan kepada masyarakat bahwa pemerintah membebani semua masalah di pundak masyarakat.

Pemerintah tidak boleh memberikan obat tidur ke masyarakat dengan cerita cerita manis tampa ada realisasi bahwa ekonomi membaik dan akan semakin kuat. Tidak terbukti ekonomi membaik.

Cerita manis bak madu dari pemerintah untuk masyarakat berbeda dengan fakta di lapangan bahwa begitu melarat banget masyarakat saat ini.

Peringatan dari banyak pihak baik dalam dan luar negri yang berbicara satu hal yang sama bahwa dalam situasi sepertinya jangan hamburkan uang ke ranah yang tidak penting. Apalagi penampakan gurita bermacam macam oknum kelompok elit yang terlibat Korupsi trilyunan, semakin banyak yang telah menghabiskan uang negara sedangkan setiap ganti hari semakin lepas pengawasan. Kebocoran di mana mana dan sangat jelas bahwa hukum pilah pilih yang boleh di penjarakan atau dihukum karena korupsi.

Mengapa anak anak yang butuh ilmu pengetahuan yang mumpuni tetapi para guru honorernya di buat lapar dan tidak dihormati sehingga drama saling lempar tanggung jawab makin menjadi jadi. Padahal Indonesia saat ini sedang krisis mendapatkan pendidik atau pengajar untuk anak anak bangsa.

Seperti tersapu kemarau setahun oleh hujan sehari. Cerita janji kampanye seperti menabur gula yang di ingat masyarakat tidak ada buktinya.

Bukan semakin meringankan dipundak masyarakat ketika berlalu kisah pemilu tetapi semakin jelas terlihat semakin tidak ada yang mampu meringankan beban berat pada masyarakatnya.
Krisis lapangan pekerjaan adalah pengundang badai yang bisa menghancurkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah sedangkan biaya hidup semakin mahal

Pajak naik 22% dan BBM semakin mahal adalah bukti bahwa kapal besar ini di bawa oleh para pemain yang tidak paham membawa kapal situasinya saat ini dan masyarakat sudah paham apa kedepannya yang semakin exstrim terjadi.

Begitu bodohnya rakyat bila gagal di masalalu dan akan dibiarkan tambah parah gagal di hari ini kedepannya.

Narasumber : Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Presiden Partai Oposisi Merdeka Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS Call Center 087719021960.

Berita Terkait

PW GP Al Washliyah Apresiasi Kapolda Metro Jaya Komjen. Dadang Hartanto Turun Langsung Kawal Aksi Mahasiswa: Wujud Nyata Polri Bersama Masyarakat
Aksi Unjuk Rasa Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Berlangsung Tertib, Pelajar Tidak Terlibat
PPD: Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan di Berbagai wilayah Indonesia
Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Pemerintah Usut Praktik Promosi Menyesatkan di Media Sosial: Iklan Hebat, Barang Diduga Tak Berkualitas!
PPWI OGAN ILIR SAMBANGI POLDA SUMSEL, FIDIEL CASTRO: KEBENARAN HARUS DIUNGKAP, JANGAN BIARKAN FITNAH BERLARUT!
… Ketum RPPAI Agus Kliwir Ucapkan Selamat kepada Jenderal Maruli Simanjuntak atas Jabatan Wakil Panglima TNI
PW GP AL WASHLIYAH DKI JAKARTA Apresiasi Kapolda Metro Jaya Buka Akses Pengaduan Langsung, Bukti Komitmen Polri Bersama Masyarakat
PWO DWIPA Apresiasi Kapolda Metro Jaya dan Wakapolda Metro jaya yang Baru, Dorong Penegakan Hukum Profesional dan Berkeadilan

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:12 WIB

WARGA & Kades KASIH RAJA GERAM! JALAN DIDUGA DIBANGUN SEPANJANG 10KG METER TANPA IZIN MASUK DI LAHAN CETAK SAWAH 92 HEKTARE

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:04 WIB

PPWI OGAN ILIR KECAM AKUN LADUSING T, DIDUGA SEBARKAN TUDINGAN TANPA BUKTI, Penyebar Fitnah Harus Diproses Sesuai Hukum

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:16 WIB

PPWI DESAK INSPEKTORAT DAN BUPATI OGAN ILIR USUT DUGAAN SETORAN SEKOLAH SERTA EVALUASI KINERJA MENYELURUH KEPALA SD-SMP

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:50 WIB

PPWI OGAN ILIR RESMI LAPORKAN DUGAAN SETORAN KEPALA SEKOLAH KE POLDA SUMSEL

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:34 WIB

PPWI OGAN ILIR SAMBANGI POLDA SUMSEL, FIDIEL CASTRO: KEBENARAN HARUS DIUNGKAP, JANGAN BIARKAN FITNAH BERLARUT!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:43 WIB

DPC PPWI OGAN ILIR DESAK POLRES USUT AKUN FB DIDUGA CEMARKAN NAMA BAIK ORGANISASI LEGAL di RI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:09 WIB

Dugaan Pungutan Rutin Kepala SD dan SMP di Ogan Ilir Mencuat, Ada Klaim Ancaman Pencopotan Jabatan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:46 WIB

Klarifikasi BPK Tegaskan Tak Ada Larangan Berlangganan Media, Dugaan Aliran Dana BOS Ilegan ke Forum Tertentu Kini Dipertanyakan

Berita Terbaru

DAERAH

Operasi Sarang Narkoba Polda Riau Sita 100 Kg Narkotika

Jumat, 30 Okt 2026 - 08:04 WIB