Stop Narasi Framing Terhadap AHY, Publik Menilai Tuduhan Tersebut Tendensius dan Tidak Berdasar

baraNews

- Redaksi

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:37 WIB

5030 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia (DPP LPPI) melalui Ketua Umum Dedi Siregar meminta seluruh pihak untuk menghentikan narasi yang berupaya menggiring opini publik dan melakukan framing negatif terhadap Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), terkait persoalan yang berkembang di Badan Gizi Nasional (BGN).

Menurut Dedi Siregar, berbagai tuduhan yang berusaha mengaitkan nama AHY dengan persoalan tersebut merupakan narasi yang tendensius, tidak didukung fakta yang jelas, dan berpotensi menyesatkan publik.

“Kami menilai upaya mengait-ngaitkan Agus Harimurti Yudhoyono dengan persoalan yang terjadi di Badan Gizi Nasional adalah bentuk framing yang tidak sehat dalam ruang publik. Publik harus disuguhkan fakta, bukan asumsi maupun spekulasi yang sengaja dibangun untuk membentuk persepsi negatif,” tegas Dedi Siregar.

ADVERTISEMENT

```html ```

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dedi menjelaskan bahwa berdasarkan informasi yang diperoleh pihaknya, AHY tidak pernah mengusulkan, merekomendasikan, meminta bantuan, maupun meminta dukungan kepada Saudara Sony Sonjaya terkait program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ataupun urusan lainnya, baik secara langsung maupun tidak langsung.

“Informasi yang kami dapatkan sangat jelas. AHY tidak pernah meminta bantuan kepada Saudara Sony Sonjaya terkait program SPPG maupun kepentingan lainnya. Oleh karena itu, sangat keliru apabila ada pihak yang mencoba membangun narasi seolah-olah terdapat keterkaitan antara AHY dengan persoalan yang sedang menjadi perhatian publik,” ujarnya.

Lebih lanjut, DPP LPPI mengingatkan bahwa setiap persoalan hukum maupun administrasi harus dilihat secara objektif dan berdasarkan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan, bukan dengan cara menyeret nama tokoh tertentu tanpa dasar yang kuat.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan asas praduga tak bersalah dan menghormati proses yang berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Jangan sampai ruang publik dipenuhi oleh informasi yang tidak terverifikasi dan berujung pada pembunuhan karakter terhadap seseorang,” lanjutnya.
Dedi menegaskan bahwa hingga saat ini tidak terdapat fakta yang menunjukkan adanya keterlibatan maupun hubungan antara AHY dengan persoalan yang berkembang di lingkungan Badan Gizi Nasional Republik Indonesia.

“Karena itu kami meminta seluruh pihak untuk menghentikan framing negatif terhadap AHY. Jangan memaksakan sebuah narasi yang tidak memiliki dasar fakta. Persoalan di Badan Gizi Nasional tidak memiliki kaitan dengan Agus Harimurti Yudhoyono, sehingga publik harus diberikan informasi yang objektif, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tutup Dedi Siregar.

 

Salam Hormat,
Dewan Pimpinan Pusat
Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia
Ketua Umum
Dedi Siregar

Berita Terkait

Bunda Literasi Indonesia: Literasi, Kunci Mutlak Meraih Indonesia Emas yang Gemilang
Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan, Advokat Berkat Sama Hulu Sampaikan Ucapan Selamat
Tersangka KDRT Resmi Ditetapkan, Agus Kliwir Apresiasi Kapolri dan Mapolresta Pati
Pengamat: Laporan terhadap Budi Arie Dinilai Kurang Tepat, Hanya Berangkat dari Penggunaan Kata “Seandainya”Bukan Dugaan Makar
Antibully Jakarta Festival Jadikan Musik sebagai Jembatan Kesetaraan bagi Anak Berkebutuhan Khusus dan Anak Tipikal
Mayat Pria Ditemukan di Gardu Listrik LRT Pancoran, Diduga Tersengat Saat Hendak Curi Kabel
Prof DR Sutan Nasomal Menghimbau KPK Periksa & Ungkap Semua Dinas Pemkab Bogor, SKPD Para Camat dan Kadesnya
Putusan Pengadilan Budi Arie Bersih, Aktivis Nasional : Jangan Hidupkan Lagi Narasi Lama Semata untuk raming

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 15:50 WIB

Bunda Literasi Indonesia: Literasi, Kunci Mutlak Meraih Indonesia Emas yang Gemilang

Rabu, 16 September 2026 - 07:11 WIB

Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan, Advokat Berkat Sama Hulu Sampaikan Ucapan Selamat

Kamis, 3 September 2026 - 10:33 WIB

Pengamat: Laporan terhadap Budi Arie Dinilai Kurang Tepat, Hanya Berangkat dari Penggunaan Kata “Seandainya”Bukan Dugaan Makar

Rabu, 2 September 2026 - 07:45 WIB

Antibully Jakarta Festival Jadikan Musik sebagai Jembatan Kesetaraan bagi Anak Berkebutuhan Khusus dan Anak Tipikal

Selasa, 1 September 2026 - 21:19 WIB

Mayat Pria Ditemukan di Gardu Listrik LRT Pancoran, Diduga Tersengat Saat Hendak Curi Kabel

Selasa, 1 September 2026 - 19:47 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Menghimbau KPK Periksa & Ungkap Semua Dinas Pemkab Bogor, SKPD Para Camat dan Kadesnya

Selasa, 1 September 2026 - 14:55 WIB

Putusan Pengadilan Budi Arie Bersih, Aktivis Nasional : Jangan Hidupkan Lagi Narasi Lama Semata untuk raming

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:16 WIB

Pengamat: “Budi Arie Clear”, Putusan Pengadilan Tak Buktikan Keterlibatannya dalam Kasus Judi Online

Berita Terbaru