Aliansi Masyarakat Pati Bersatu Buka Ruang Dialog, Tuntut Pengesahan RUU Perampasan Aset

baraNews

- Redaksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:02 WIB

5069 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA |  Aliansi Masyarakat Pati Bersatu menyatakan kesiapan mereka untuk menempuh jalur dialog dengan pihak terkait guna membahas aspirasi masyarakat, sekaligus membantah adanya dampak negatif terhadap iklim investasi di wilayah Pati akibat aksi yang mereka lakukan. Koordinator aliansi, Supriono, menegaskan bahwa kelompoknya tidak anti terhadap ruang diskusi, bahkan berkomitmen untuk membatalkan rencana demonstrasi jika tuntutan mereka mengenai percepatan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dipenuhi oleh pemerintah dan DPR sebelum Desember mendatang. Untuk menjamin keseriusan pihak pemerintah, aliansi meminta adanya pernyataan resmi secara tertulis agar janji tersebut memiliki kekuatan komitmen yang jelas.

Di sisi lain, aspirasi serupa juga disuarakan oleh kelompok massa lain yang tergabung dalam Forum Komunikasi Masyarakat Pati saat beraudiensi dengan pimpinan DPR RI. Dalam pertemuan tersebut, mereka mendesak percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset serta menuntut ketegasan aparat penegak hukum dalam menangani berbagai kegaduhan yang dinilai mengganggu kenyamanan dan iklim sosial di Kabupaten Pati. Isu lain yang turut diangkat mencakup perbaikan kesejahteraan petani hingga penanganan pemulihan trauma serta restitusi bagi korban kekerasan seksual di daerah tersebut.

Menanggapi aspirasi yang masuk, pihak DPR berkomitmen untuk melakukan tindak lanjut dengan memanggil pelaksana tugas Bupati Pati serta aparat penegak hukum terkait. Pemanggilan ini bertujuan untuk memediasi kondisi di lapangan, mencari solusi atas keresahan masyarakat, serta memastikan terciptanya ketertiban dan kemajuan ekonomi di wilayah tersebut. Meskipun memiliki tujuan yang seirama terkait RUU Perampasan Aset, Forum Komunikasi Masyarakat Pati menegaskan bahwa mereka adalah kelompok yang berbeda dengan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu, dengan pendekatan penyampaian aspirasi yang juga berbeda. (*)

ADVERTISEMENT

```html ```

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Korban Keracunan MBG di Pati Tembus 424 Orang, Status KLB Ditetapkan dan SPPG Dibekukan
Pemerintah Rombak Total Penyaluran Bansos, Transparansi Jadi Pertaruhan Utama
Merespons Instruksi Prabowo, BSI Luncurkan Tabungan Tanpa Biaya Admin untuk Perluas Inklusi Keuangan
Subsidi BBM Kembali Menggantung: Ketidakpastian Pembatasan Pertalite bagi Kelompok Mampu
Rokok Rp26 Ribu, Rp19 Ribu untuk Cukai: Industri Rokok Legal Terjepit Tekanan Cukai dan Produk Ilegal
September Hitam, Rafly Jatilukito Serukan Aksi Damai dan Bermartabat
Mahasiswa Trisakti Puji Kapolri: Demokrasi Makin Kuat di Era Listyo Sigit
Erupsi Anak Krakatau Berlangsung Intens, PVMBG Pastikan Tidak Ada Potensi Tsunami

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 18:13 WIB

Danrem 143/HO Dampingi Pangdam XIV/Hasanuddin pada Kunjungan Kerja di Sultra

Kamis, 17 September 2026 - 18:12 WIB

Danrem 143/HO Dampingi Pangdam XIV/Hasanuddin Tinjau Koperasi Desa Merah Putih Punggaloba

Kamis, 17 September 2026 - 18:11 WIB

Sat Reskrim Polres Toraja Utara Lakukan Pemeriksaan dan Pemantauan Berkala SPBU Antisipasi Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

Kamis, 17 September 2026 - 18:10 WIB

Gelar Pembinaan Rohani di Ruang Tahanan, Kapolres Toraja Utara Harap Para Tahanan Jauh Lebih Baik

Kamis, 17 September 2026 - 18:08 WIB

Kasrem 143/HO Pimpin Upacara 17-an September dan Purna Tugas Prajurit Korem 143/HO

Selasa, 15 September 2026 - 13:41 WIB

20 Tangki Air Bersih Dikirim, SMSI dan Dulur Sikep Nyawiji Bantu Warga Terdampak Kekeringan

Selasa, 15 September 2026 - 13:40 WIB

Legalitas Perusahaan Pers Wajib di Audit, Agus Kliwir Minta Pemerintah Cermat Pilih Media Mitra Kerja

Selasa, 15 September 2026 - 13:39 WIB

Gerak Bersama Hadapi Kekeringan, SMSI, Dulur Sikep dan Polresta Pati Turun Tangan

Berita Terbaru