BSKDN Perkuat Peran Pemerintah Daerah, 1.000 Peserta Ikuti Forum Nasional Program Cek Kesehatan Gratis

baraNews

- Redaksi

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:31 WIB

5039 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 16 Juli 2026 – Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri terus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Upaya tersebut diwujudkan melalui *Forum Diskusi Aktual (FDA) Penguatan Peran Pemerintah Daerah dalam Tindak Lanjut Program Cek Kesehatan Gratis* yang digelar secara hybrid di Hotel Horison Ultima Menteng, Jakarta, Kamis (16/7/2026).

Forum yang dipimpin oleh *Kepala Pusat Strategi Kebijakan Kewilayahan, Kependudukan, dan Pelayanan Publik BSKDN, Dr. T.R. Fahsul Falah, S.Sos., M.Si.*, mendapat antusiasme tinggi dari berbagai kalangan. Hingga laporan pelaksanaan kegiatan disampaikan kepada
*Kepala BSKDN Kementerian Dalam Negeri, Dr. Drs. Yusharto Huntoyungo, M.Pd., jumlah peserta yang mengikuti melalui Zoom Meeting mencapai kapasitas maksimal, yakni *1.000 peserta*, di luar peserta yang hadir secara langsung maupun melalui siaran YouTube Live.

Dalam laporannya, Dr. T.R. Fahsul Falah menegaskan bahwa forum tersebut merupakan wadah strategis untuk memperkuat komunikasi kebijakan sekaligus mempererat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung implementasi Program Cek Kesehatan Gratis.

ADVERTISEMENT

```html ```

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Forum Diskusi Aktual ini menjadi wadah penguatan peran pemerintah daerah dalam mendukung tindak lanjut Program Cek Kesehatan Gratis melalui sinergi dan koordinasi antar pemangku kepentingan,” ujar Dr. T.R. Fahsul Falah.

Forum membahas berbagai strategi untuk memperkuat keterlibatan pemerintah daerah dalam pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis, mulai dari aspek koordinasi lintas sektor, tata kelola pelayanan kesehatan, hingga optimalisasi kebijakan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Sejumlah narasumber dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, hingga lembaga strategis turut memberikan perspektif dalam diskusi tersebut. Hadir sebagai narasumber antara lain *Wali Kota Pekalongan H. Achmad Afzan Arslan Djunaid, S.E., M.M., Wakil Wali Kota Bekasi Dr. Abdul Harris Bobihoe, M.Si., Direktur Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Primer Kementerian Kesehatan dr. Elvieda Sariwati, M.Epid., serta Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah (SUPD) III Fauzan Hasan, S.STP., M.Si.*

Forum juga menghadirkan *CEO Elektrik Rakyat Indonesia (ERI) M. Divo Kartono, CEO VRITIMES Ferry Bayu Nirwono, Direktur Eksekutif Komite Penghapusan Bensin Bertimbal (KPBB) Ahmad Safrudin, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan Puji Winarti, S.KM., M.Kes., serta Perencana Ahli Madya Kementerian PPN/Bappenas Renova Gloria Montesori Siahaan, S.E., M.Sc.*

Melalui berbagai pandangan dan pengalaman yang disampaikan para narasumber, BSKDN menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor sebagai kunci keberhasilan implementasi Program Cek Kesehatan Gratis di seluruh daerah. Pemerintah daerah dipandang memiliki peran strategis dalam memastikan pelayanan kesehatan dasar dapat diakses masyarakat secara lebih merata, efektif, dan berkelanjutan.

Kegiatan berlangsung sesuai agenda yang telah ditetapkan dengan partisipasi aktif peserta, baik yang hadir secara langsung maupun daring. Forum ini diharapkan menghasilkan berbagai rekomendasi kebijakan yang dapat memperkuat sinergi pusat dan daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang kesehatan, sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat Indonesia yang lebih sehat melalui pelaksanaan Program Cek Kesehatan Gratis.

Berita Terkait

Bunda Literasi Indonesia: Literasi, Kunci Mutlak Meraih Indonesia Emas yang Gemilang
Suahasil Nazara Jadi Menteri Keuangan, Advokat Berkat Sama Hulu Sampaikan Ucapan Selamat
Tersangka KDRT Resmi Ditetapkan, Agus Kliwir Apresiasi Kapolri dan Mapolresta Pati
Pengamat: Laporan terhadap Budi Arie Dinilai Kurang Tepat, Hanya Berangkat dari Penggunaan Kata “Seandainya”Bukan Dugaan Makar
Antibully Jakarta Festival Jadikan Musik sebagai Jembatan Kesetaraan bagi Anak Berkebutuhan Khusus dan Anak Tipikal
Mayat Pria Ditemukan di Gardu Listrik LRT Pancoran, Diduga Tersengat Saat Hendak Curi Kabel
Prof DR Sutan Nasomal Menghimbau KPK Periksa & Ungkap Semua Dinas Pemkab Bogor, SKPD Para Camat dan Kadesnya
Putusan Pengadilan Budi Arie Bersih, Aktivis Nasional : Jangan Hidupkan Lagi Narasi Lama Semata untuk raming

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 16:25 WIB

Dukung Pendidikan Perbatasan, Pos Perumbang Satgas Yonarmed 13/Nanggala Berikan Pelatihan Olahraga bagi Siswa SDN 04 Kekurak

Jumat, 18 September 2026 - 16:20 WIB

Kapolres Toraja Utara Sambangi Rumah Duka Almarhum Aris Sanda, Korban Penembakan di Papua

Jumat, 18 September 2026 - 16:20 WIB

Perkuat Sinergi dan Kolaborasi, Kapolres Toraja Utara Terima Kunjungan Silaturahmi Kepala BNNK Tana Toraja

Jumat, 18 September 2026 - 16:17 WIB

Pengendali Dana Rp16,5 Miliar Harus Diungkap, Kasus Bank Jateng Blora

Jumat, 18 September 2026 - 16:17 WIB

Enam Pilar Perusahaan Pers Perlu Diperkuat, Agus Kliwir : Bukan Sekadar Punya Website

Kamis, 17 September 2026 - 18:12 WIB

Danrem 143/HO Dampingi Pangdam XIV/Hasanuddin Tinjau Koperasi Desa Merah Putih Punggaloba

Kamis, 17 September 2026 - 18:11 WIB

Sat Reskrim Polres Toraja Utara Lakukan Pemeriksaan dan Pemantauan Berkala SPBU Antisipasi Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

Kamis, 17 September 2026 - 18:10 WIB

Gelar Pembinaan Rohani di Ruang Tahanan, Kapolres Toraja Utara Harap Para Tahanan Jauh Lebih Baik

Berita Terbaru