TAKALAR – Seorang siswa SMK di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, harus menjalani perawatan di rumah sakit setelah mengalami luka serius akibat diserang menggunakan senjata tajam oleh teman sekelasnya. Peristiwa tersebut terjadi di ruang kelas sesaat setelah kegiatan belajar mengajar dimulai.
Insiden itu terjadi ketika korban baru memasuki ruang kelas untuk mengikuti pelajaran. Secara tiba-tiba, terduga pelaku yang juga merupakan teman sekelas korban masuk ke dalam kelas dengan membawa senjata tajam dan langsung menyerang korban.
Serangan tersebut membuat suasana kelas berubah menjadi panik. Guru dan pihak sekolah yang mengetahui kejadian itu kemudian memberikan pertolongan dan menangani korban sebelum akhirnya korban mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.
Kepala SMKN 5 Takalar menyebut dugaan sementara, aksi penyerangan tersebut berkaitan dengan persoalan yang terjadi antara korban dan terduga pelaku sehari sebelumnya.
Terduga pelaku diduga menyimpan dendam karena korban disebut terlibat dalam aksi pengeroyokan terhadap dirinya sehari sebelum penyerangan terjadi. Namun, motif tersebut masih didalami aparat kepolisian untuk memastikan rangkaian kejadian yang sebenarnya.
Keluarga korban kemudian melaporkan kasus penganiayaan tersebut ke Polres Takalar. Laporan itu menjadi dasar bagi kepolisian untuk melakukan penyelidikan sekaligus mencari keberadaan terduga pelaku.
Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal Polres Takalar kini masih mendalami kasus tersebut. Polisi memeriksa informasi dan keterangan yang diperoleh untuk mengungkap kronologi lengkap serta memastikan motif penyerangan.
Sementara itu, terduga pelaku diketahui melarikan diri setelah kejadian. Polisi masih melakukan pencarian untuk menemukan keberadaannya dan memproses perkara sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Kasus penyerangan di lingkungan sekolah tersebut menjadi perhatian karena terjadi saat kegiatan belajar mengajar berlangsung. Pihak sekolah bersama kepolisian diharapkan dapat memastikan keamanan siswa sekaligus mengungkap persoalan yang melatarbelakangi kekerasan tersebut secara menyeluruh.

































