APII Gelar Aksi di Kejaksaan Agung dan Kemendiktisaintek, Desak Periksa Rektor Universitas Al Azhar Medan dan Ketua Yayasan

baraNews

- Redaksi

Senin, 15 Juni 2026 - 18:49 WIB

508 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 15 Juni 2026 — Dewan Pimpinan Pusat Aliansi Pemuda Intelektual Indonesia (DPP APII) menggelar aksi unjuk rasa di dua titik strategis nasional, yakni Kejaksaan Agung Republik Indonesia dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI pada Senin (15/6/2026).

Dalam pernyataan sikapnya, APII menyoroti berbagai dugaan penyimpangan tata kelola Program KIP Kuliah di sejumlah perguruan tinggi swasta di bawah koordinasi LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara. Dugaan tersebut antara lain mencakup manipulasi data penerima, penerima bantuan yang diduga tidak memenuhi kriteria ekonomi, praktik pungutan liar, konflik kepentingan, penyalahgunaan kewenangan, hingga lemahnya fungsi pengawasan.
Dalam aksi di Kejaksaan Agung RI, massa APII secara tegas meminta agar laporan yang telah mereka sampaikan sebelumnya segera ditindaklanjuti melalui proses penyelidikan dan penyidikan yang profesional, objektif, dan transparan.

APII mendesak Kejaksaan Agung RI untuk memeriksa Rektor Universitas Al-Azhar Medan, Ketua Yayasan, operator KIP Kuliah, panitia seleksi, serta seluruh pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan pelaksanaan Program KIP Kuliah Tahun 2024 dan 2025 di lingkungan kampus tersebut.

ADVERTISEMENT

```html ```

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut APII, pemeriksaan tersebut diperlukan guna mengungkap berbagai dugaan yang berkembang di tengah masyarakat terkait proses seleksi dan penetapan penerima bantuan pendidikan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Selain itu, APII juga meminta Kejaksaan Agung RI untuk melakukan pemeriksaan terhadap Kepala LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara terkait pelaksanaan fungsi pembinaan dan pengawasan terhadap perguruan tinggi yang berada di bawah kewenangannya.

“Dana KIP Kuliah merupakan hak mahasiswa kurang mampu yang harus dijaga integritas dan akuntabilitas pengelolaannya. Oleh karena itu, seluruh dugaan yang muncul harus diuji melalui proses hukum yang objektif dan profesional,” tegas perwakilan APII dalam orasinya.
Selain meminta pemeriksaan terhadap sejumlah pihak, APII juga mendesak dilakukannya audit investigatif terhadap tata kelola Program KIP Kuliah di Sumatera Utara.

Mereka meminta Kejaksaan Agung, Inspektorat Jenderal Kemendiktisaintek, Ombudsman RI, serta lembaga terkait lainnya untuk menelusuri dugaan konflik kepentingan dalam proses penetapan penerima Program KIP Kuliah Tahun 2025 pada sejumlah perguruan tinggi.

APII menilai bahwa transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana pendidikan merupakan syarat mutlak agar bantuan negara benar-benar tepat sasaran kepada mahasiswa yang membutuhkan.
Usai menyampaikan aspirasi di Kejaksaan Agung RI, massa APII melanjutkan aksi ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI.

Dalam aksi tersebut, APII secara khusus mendesak Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk mencopot Kepala LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara. APII menilai bahwa pengawasan, monitoring, dan evaluasi terhadap pelaksanaan Program KIP Kuliah di wilayah tersebut perlu dievaluasi secara menyeluruh guna menjaga kepercayaan publik terhadap program bantuan pendidikan nasional.

Selain pencopotan, APII juga meminta dilakukan pemeriksaan independen terhadap pelaksanaan fungsi pengawasan yang selama ini dijalankan oleh LLDIKTI Wilayah I Sumatera Utara.
Aspirasi yang disampaikan APII diterima oleh perwakilan Kemendiktisaintek, yakni Amalia dari Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia (OSDM) serta Toi perwakilan dari PPAPT (Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi).

Dalam dialog bersama massa aksi, pihak Kemendiktisaintek menyampaikan bahwa seluruh aspirasi, dokumen, dan laporan yang disampaikan APII akan diteruskan kepada pimpinan dan segera ditindaklanjuti sesuai mekanisme serta ketentuan yang berlaku.

Pernyataan tersebut disambut positif oleh peserta aksi yang berharap pemerintah dapat menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga integritas Program KIP Kuliah sebagai instrumen pemerataan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu.

Berita Terkait

Tiga Koperasi Lolos IPR, Legalisasi Tambang Rakyat NTB Mulai Bergerak
GPA DKI Jakarta: Stop Framing Negatif terhadap Zulhas, Justru Berani Bongkar Potensi Pemborosan Anggaran Negara
Narasi Demo Mahasiswa, Pemerintah Presiden Prabowo Justru Hentikan Pemborosan Uang Negara dan Perkuat Efisiensi APBN
Wujudkan Persatuan, Kolaborasi, dan Resolusi Ekonomi untuk Indonesia, Bukan Reformasi Jilid II
PP GPA Sikapi Ancaman Demo BEM SI: Ajak Semua Pihak Jaga Persatuan dan Stabilitas Nasional
Horor Antrian Bbm Sudah Terjadi Dimana Mana Menjadi Dilema Masyarakat
Profesor Sutan Nasomal Minta Presiden RI Rumuskan Nilai Rupiah Terhindarkan Anjlok Ditindas Dollar Melambung “Luluh lantakkan Perekonomian”
Stop Narasi Framing Terhadap AHY, Publik Menilai Tuduhan Tersebut Tendensius dan Tidak Berdasar

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 14:29 WIB

Nilai TKA Lebih Tinggi Tak Lulus, Nilai Lebih Rendah Justru Lolos? SPMB SMPN 1 Indralaya Disorot

Senin, 15 Juni 2026 - 01:54 WIB

Pesan Cinta KDM di Upacara Waisak, Ajak Warga Bijak Manfaatkan Hasil Bumi

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:19 WIB

VIRAL DI MEDSOS! DIDUGA HINA KURIR PAKET DAN RAKYAT MISKIN, OKNUM P3K DAMKAR OGAN ILIR DILAPORKAN

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:01 WIB

USAI REDA SOROTAN PLAT GANDA, KINI LAGI ADA OKNUM PEGAWAI DAMKAR OGAN ILIR HINA KURIR PAKET “MISKIN” PEMKAB DIMINTA BERSIKAP

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:33 WIB

VIRAL OKNUM ASN OGAN ILIR HINA KURIR PAKET TAPI CARA MINTA MAAFNYA JUGA TUAI SOROTAN PUBLIK

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:13 WIB

Dugaan Pengrusakan Lingkungan PT. WIN, Ampuh Sultra : Izin Tambang Berpotensi Dibatalkan Berdasarkan Putusan MA.

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:51 WIB

PETA CAPAIAN ALUMNI TEMBUS PTN 2026: 153 SISWA SMAN 1 INDRALAYA SUKSES LOLOS SNBP DAN SNBT

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:17 WIB

Tanpa Jalur Titipan, Seleksi Akpol 2026 di Riau Murni Kemampuan Peserta

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Ucapan Terima Kasih Keluarga Besar Joyce Christine Br. Hutauruk

Senin, 15 Jun 2026 - 18:58 WIB