Pantastis! Biaya Perlengkapan Sekolah di SMPN1 Indralaya Jadi Sorotan Publik, Orang Tua Keluhkan Beban Hingga Rp2,5jt Terbukaan Rincian Harga Tak Ada?

FIDER CASTRO

- Redaksi

Selasa, 23 Juni 2026 - 08:43 WIB

5069 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indralaya, – baranews.net, Di tengah kondisi ekonomi yang dinilai masih berat bagi sebagian masyarakat pada tahun 2026, muncul keluhan dari sejumlah orang tua siswa terkait biaya perlengkapan sekolah bagi peserta didik baru di SMP Negeri 1 Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir.

Menurut keterangan sejumlah wali murid, setelah dinyatakan diterima melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), mereka diwajibkan menyiapkan biaya perlengkapan sekolah yang nilainya berkisar antara Rp2,4 juta hingga Rp2,5 juta per siswa. Biaya tersebut disebut harus dilunasi dalam waktu yang telah ditentukan.

Salah seorang orang tua siswa mengaku cukup terkejut dengan besarnya biaya yang harus disiapkan.

ADVERTISEMENT

```html ```

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Aku ketemu Rp3 juta, sisa Rp200 ribu untuk jajan dan kebutuhan lainnya. Anak laki-laki diterima di SMP itu, biayanya sekitar Rp2,4 juta. Kalau perempuan sekitar Rp2,5 juta. Asli terasa berat,” ungkapnya menggunakan dialek daerah.

Orang tua tersebut juga menjelaskan bahwa pembayaran biaya perlengkapan sekolah dapat dilakukan secara tunai maupun melalui rekening bank. Menurutnya, sebagian wali murid menerima rekening tabungan beserta kartu ATM dari Bank Sumsel Babel untuk keperluan pembayaran tersebut.

Menurutnya, biaya tersebut baru mencakup paket perlengkapan yang disediakan sekolah. Sementara itu, orang tua masih harus menyiapkan berbagai kebutuhan lain seperti seragam putih-biru, seragam pramuka, sepatu, tas, buku tulis, alat tulis, dan perlengkapan penunjang sekolah lainnya.

“Itu baru biaya perlengkapan dari sekolah. Belum lagi beli baju putih-biru, pakaian pramuka, sepatu, tas, buku dan kebutuhan lainnya. Pokoknya lemas saya memikirkan biayanya,” ujarnya.

Sementara orang tua lainnya menyebut biaya yang diminta berbeda sesuai jenis kelamin siswa.

“Kalau anak saya diminta sekitar Rp2.445.000 atau hampir Rp2,5 juta. Kalau untuk anak perempuan sekitar Rp2.485.000,”* ujarnya singkat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, paket perlengkapan sekolah yang disediakan terdiri dari 10 item, yakni almamater, baju batik, baju muslim, dasi, ikat pinggang, tiga pasang kaos kaki, atribut pangkat atau lencana, jilbab untuk siswi, rompi, dan baju olahraga.

Menanggapi hal tersebut, Ketua PPWI Ogan Ilir, Fidiel Castro, menyampaikan bahwa harga perlengkapan sekolah pada umumnya dapat bervariasi tergantung kualitas bahan, lokasi, dan kebijakan masing-masing sekolah.

Menurutnya, berdasarkan pengalaman yang pernah ditemuinya dalam pengadaan perlengkapan sekolah, kisaran harga paket perlengkapan untuk tingkat SMP umumnya berada pada rentang Rp700 ribu hingga Rp1,5 juta per siswa, tergantung spesifikasi dan kualitas barang.

“Perlu adanya keterbukaan mengenai rincian harga setiap item agar masyarakat mengetahui komponen biaya yang dibayarkan. Dengan adanya rincian tersebut, publik dapat menilai apakah biaya yang dikenakan telah sesuai dengan kualitas dan kebutuhan yang diberikan,” ujar Fidiel, Selasa (23/6/2026).

Ia juga berharap pihak sekolah dapat memberikan penjelasan resmi terkait dasar penetapan biaya perlengkapan tersebut, termasuk mekanisme pengadaan, rincian harga per item, serta apakah terdapat pilihan bagi orang tua untuk membeli perlengkapan secara mandiri dari luar sekolah.

Sejumlah orang tua berharap adanya perhatian dari instansi terkait, termasuk Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Ilir, guna memastikan seluruh proses pengadaan perlengkapan sekolah berjalan secara transparan, akuntabel, dan tidak memberatkan masyarakat.

Selain itu, para wali murid juga berharap adanya keterbukaan mengenai sistem pembayaran yang diterapkan, termasuk penggunaan rekening bank dalam proses pelunasan biaya perlengkapan sekolah.

Hingga berita ini ditulis, pihak SMP Negeri 1 Indralaya belum memberikan keterangan resmi terkait rincian biaya perlengkapan sekolah yang dikeluhkan oleh sejumlah wali murid tersebut.

Laporan Ketua Tim Pewarta Indonesia

Berita Terkait

Ambisi Konglomerat di Balik Gemerlap Segitiga Emas Jakarta
Menteri Agus Andrianto Resmi Buka Mubes ke-6 Pujakesuma, Dorong Kolaborasi Ketahanan Pangan dan Pelestarian Budaya
Jawara Dikepruk Amsori Luka Ringan Lapor Polisi: 17 September 2026 Ditahan di Rutan Cibinong – Tim Suta Widhya SH & Rekan Siap Dampingi
Merajut Persahabatan Indonesia–Maroko: PPWI dan Kedubes Maroko Sepakati 9 Agenda Strategis
Dukung Pendidikan Perbatasan, Pos Perumbang Satgas Yonarmed 13/Nanggala Berikan Pelatihan Olahraga bagi Siswa SDN 04 Kekurak
Kapolres Toraja Utara Sambangi Rumah Duka Almarhum Aris Sanda, Korban Penembakan di Papua
Perkuat Sinergi dan Kolaborasi, Kapolres Toraja Utara Terima Kunjungan Silaturahmi Kepala BNNK Tana Toraja
Pengendali Dana Rp16,5 Miliar Harus Diungkap, Kasus Bank Jateng Blora

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 16:20 WIB

Kapolres Toraja Utara Sambangi Rumah Duka Almarhum Aris Sanda, Korban Penembakan di Papua

Jumat, 18 September 2026 - 16:20 WIB

Perkuat Sinergi dan Kolaborasi, Kapolres Toraja Utara Terima Kunjungan Silaturahmi Kepala BNNK Tana Toraja

Jumat, 18 September 2026 - 16:17 WIB

Pengendali Dana Rp16,5 Miliar Harus Diungkap, Kasus Bank Jateng Blora

Jumat, 18 September 2026 - 16:17 WIB

Enam Pilar Perusahaan Pers Perlu Diperkuat, Agus Kliwir : Bukan Sekadar Punya Website

Kamis, 17 September 2026 - 18:13 WIB

Danrem 143/HO Dampingi Pangdam XIV/Hasanuddin pada Kunjungan Kerja di Sultra

Kamis, 17 September 2026 - 18:12 WIB

Danrem 143/HO Dampingi Pangdam XIV/Hasanuddin Tinjau Koperasi Desa Merah Putih Punggaloba

Kamis, 17 September 2026 - 18:11 WIB

Sat Reskrim Polres Toraja Utara Lakukan Pemeriksaan dan Pemantauan Berkala SPBU Antisipasi Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

Kamis, 17 September 2026 - 18:10 WIB

Gelar Pembinaan Rohani di Ruang Tahanan, Kapolres Toraja Utara Harap Para Tahanan Jauh Lebih Baik

Berita Terbaru

NASIONAL

Ambisi Konglomerat di Balik Gemerlap Segitiga Emas Jakarta

Sabtu, 19 Sep 2026 - 23:36 WIB