EKS KEPALA BGN DADAN HINDAYANA DIPROSES KEJAGUNG, PUBLIK MENUNTUT PENGUSUTAN TANPA TEBANG PILIH

FIDER CASTRO

- Redaksi

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:49 WIB

5052 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

REPUBLIK INDONESIA, — baranews.net Kejaksaan Agung resmi memproses mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana bersama dua mantan Wakil Kepala BGN, Sony Sanjaya dan Lodewyk Pusung. Ketiganya menjadi sorotan publik setelah keluar dari Gedung Jampidsus Kejagung dengan mengenakan rompi tahanan dan langsung dibawa menggunakan mobil tahanan.

 

Peristiwa ini semakin memperkuat tuntutan masyarakat agar dugaan penyimpangan dalam pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) diusut secara menyeluruh, transparan, dan tanpa pandang bulu. Program yang sejak awal digadang-gadang sebagai solusi peningkatan kualitas gizi nasional itu mengelola anggaran yang sangat besar sehingga wajar apabila publik menuntut pertanggungjawaban atas setiap rupiah uang negara yang digunakan.

ADVERTISEMENT

```html ```

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Masyarakat menilai berbagai kejanggalan yang selama ini menjadi perbincangan publik tidak boleh berhenti pada pergantian pejabat semata. Jika memang ditemukan adanya penyalahgunaan wewenang, praktik korupsi, mark-up anggaran, atau bentuk pelanggaran hukum lainnya, maka seluruh pihak yang terlibat harus dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku.

 

Rakyat Indonesia sudah terlalu sering menyaksikan kasus korupsi yang menggerogoti keuangan negara. Akibatnya bukan hanya kerugian materi, tetapi juga hilangnya kepercayaan publik terhadap institusi negara. Dana yang seharusnya digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pendidikan, kesehatan, dan gizi anak-anak bangsa justru berpotensi menjadi sasaran pihak-pihak yang lebih mengutamakan kepentingan pribadi dibanding kepentingan rakyat.

 

Karena itu, masyarakat berharap Kejaksaan Agung, aparat penegak hukum, dan pemerintah menunjukkan komitmen nyata dalam memberantas korupsi hingga ke akar-akarnya. Tidak boleh ada perlakuan istimewa bagi siapa pun. Jabatan tinggi tidak boleh menjadi tameng untuk menghindari proses hukum.

 

Korupsi adalah salah satu musuh terbesar bangsa. Ketika pejabat yang diberi amanah justru menyalahgunakan kepercayaan rakyat, maka yang menjadi korban adalah masyarakat luas. Pembangunan terhambat, pelayanan publik memburuk, dan kesejahteraan rakyat semakin jauh dari harapan.

 

Kini publik menunggu pembuktian. Jika dugaan yang sedang diusut benar adanya, maka proses hukum harus berjalan tegas, adil, dan transparan. Negara tidak boleh kalah oleh keserakahan segelintir orang yang memperkaya diri dengan mengorbankan kepentingan jutaan rakyat Indonesia.

 

 

 

#SuaraKritikTajam&PedasRakyatDemiKebaikanKeutuhanKRI

 

 

 

Berita Terkait

Vonis 6 Bulan dalam Kasus Penganiayaan Berujung 10 Jahitan PN Kayuagung Tuai Sorotan Publik, Dimana Rasa Keadilan Bagi Korban?
Konsep Konsep Penting dan Mendasar dalam Penyusunan UULLAJ
Horor Antrian BBM Sudah Terjadi Dimana Mana Menjadi Dilema Masyarakat
Kasus Kematian Sungguh Satria Aritonang Belum Tuntas Meski Laporan Polisi dan Hasil Visum Sudah Lama Diterima Penyidik
Diduga Ada Mark-up Papan Nama SDN Se-Kabupaten Ogan Ilir, Anggaran Rp3,5 Juta per Unit Jadi Sorotan
Dr. (c) Prihatin Kusdini, SH.MH Terpilih Sebagai Ketua Umum Posbakum PETISI AHLI
Fahd El Fouz Arafiq: Siapa Pun yang Serang Ketum Bahlil Akan Berhadapan dengan saya dan Ormas Golkar!
Fahd El Fouz Arafiq: Siapa Pun yang Serang Ketum Bahlil Akan Berhadapan dengan saya dan ormas Golkar!

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:34 WIB

Konsep Konsep Penting dan Mendasar dalam Penyusunan UULLAJ

Senin, 20 Juli 2026 - 18:49 WIB

Horor Antrian BBM Sudah Terjadi Dimana Mana Menjadi Dilema Masyarakat

Minggu, 19 Juli 2026 - 09:05 WIB

Fahd El Fouz Arafiq: Siapa Pun yang Serang Ketum Bahlil Akan Berhadapan dengan saya dan Ormas Golkar!

Minggu, 19 Juli 2026 - 08:49 WIB

Fahd El Fouz Arafiq: Siapa Pun yang Serang Ketum Bahlil Akan Berhadapan dengan saya dan ormas Golkar!

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:45 WIB

Dukung Rencana Presiden Prabowo Naikkan Gaji TNI,: Bentuk Apresiasi kepada Penjaga Kedaulatan Bangsa

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:19 WIB

Jangan Bangun Opini Tendensius! DPP LPPI : Pencekalan Eks Jampidsus Sudah Sesuai Aturan UU dan permintaan

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:07 WIB

TANGAN DINGIN PMA, PADANG LAWAS MAJU

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:31 WIB

BSKDN Perkuat Peran Pemerintah Daerah, 1.000 Peserta Ikuti Forum Nasional Program Cek Kesehatan Gratis

Berita Terbaru

Komjen Pol. Prof. Dr. Cryshnanda Dwilaksana (Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian). (Foto Ist).

Jakarta

Konsep Konsep Penting dan Mendasar dalam Penyusunan UULLAJ

Selasa, 21 Jul 2026 - 14:34 WIB