Diduga Ada Mark-up Papan Nama SDN Se-Kabupaten Ogan Ilir, Anggaran Rp3,5 Juta per Unit Jadi Sorotan

FIDER CASTRO

- Redaksi

Senin, 20 Juli 2026 - 13:18 WIB

5051 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

OGAN ILIR – baranews.net, Program pengadaan papan nama di seluruh Sekolah Dasar Negeri (SDN) se-Kabupaten Ogan Ilir menjadi sorotan setelah muncul dugaan adanya ketidaksesuaian antara nilai anggaran dengan spesifikasi fisik papan nama yang dipasang di sekolah-sekolah.

 

Berdasarkan hasil investigasi lapangan yang dilakukan tim awak media, hampir seluruh SD Negeri di 16 kecamatan Kabupaten Ogan Ilir telah memasang papan nama program tersebut. Informasi yang dihimpun menyebutkan biaya pembuatan setiap unit papan nama mencapai Rp3.500.000, dengan sumber anggaran berasal dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

ADVERTISEMENT

```html ```

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Program tersebut diketahui memiliki dua jenis desain papan nama, yakni bertuliskan “Sekolah Bebas Sampah” dan “Sekolah Bebas Asap Rokok”.

 

Hasil Investigasi Lapangan ” Tim media melakukan pengecekan langsung terhadap sejumlah papan nama yang telah terpasang. Berdasarkan hasil pengukuran di lapangan, spesifikasi papan nama diperkirakan sebagai berikut:

 

* Lebar papan sekitar 80 cm

* Panjang papan sekitar 1,5 meter

* Tinggi tiang sekitar 2,7 meter

* Lebar ornamen (topi) sekitar 1,9 meter

* Tinggi ornamen atas sekitar 20–50 cm

 

Secara fisik, papan nama menggunakan rangka besi dengan material plat yang dinilai relatif tipis serta media cetak berupa banner atau vinyl. Dari sisi desain maupun material, tampilannya dinilai cukup sederhana.

 

Sejumlah narasumber yang bergerak di bidang pembuatan papan nama mengaku memperkirakan biaya produksi papan tersebut berada di kisaran Rp1,9 juta hingga Rp3 juta per unit, terutama apabila pemesanan dilakukan dalam jumlah besar.

 

“Kalau pesan ratusan unit seperti ini, harga biasanya jauh lebih murah. Paling tinggi sekitar Rp1,9 juta sampai Rp3 juta tergantung spesifikasi. Kalau hanya satu atau dua unit memang bisa lebih mahal,” ujar salah seorang pembuat papan nama yang enggan disebutkan identitasnya.

 

Diduga Berpotensi Terjadi Mark-up ” Berdasarkan perbandingan antara nilai anggaran sebesar Rp3,5 juta per unit dengan estimasi harga dari sejumlah pelaku usaha, tim investigasi menilai terdapat dugaan adanya selisih harga yang perlu diklarifikasi oleh pihak terkait.

 

Apabila dugaan tersebut benar, maka potensi kerugian anggaran dapat mencapai ratusan juta rupiah, mengingat jumlah SD Negeri di Kabupaten Ogan Ilir mencapai 256 sekolah.

 

Namun demikian, dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian melalui audit dan penyelidikan oleh aparat yang berwenang.

 

Keterangan Narasumber ” Seorang narasumber dari lingkungan sekolah yang meminta identitasnya dirahasiakan membenarkan bahwa sekolah diminta menganggarkan dana sebesar Rp3,5 juta untuk satu unit papan nama.

 

Menurutnya, pengadaan tersebut bukan berasal dari penawaran pihak ketiga kepada sekolah.

 

“Kami hanya menerima barang jadi. Informasinya memang dari Dinas Pendidikan Kabupaten. Sekolah diminta menganggarkan melalui Dana BOS sebesar Rp3,5 juta per unit,” ungkap narasumber.

 

Pernyataan tersebut masih berupa keterangan narasumber dan belum mendapat tanggapan resmi dari pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Ilir.

 

Belum Berhasil Dikonfirmasi ” Tim awak media telah berupaya meminta konfirmasi kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Ilir.

 

Namun saat mendatangi kantor dinas, Kepala Bidang SD tidak berada di tempat. Seorang staf menyampaikan bahwa yang bersangkutan sedang memiliki agenda di luar kantor.

 

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Ilir terkait mekanisme pengadaan, penunjukan penyedia, dasar penetapan harga, maupun penggunaan Dana BOS dalam program tersebut.

 

Ketua Tim Pewarta Indonesia Minta APH Turun Tangan ” Ketua Tim Pewarta Indonesia, Fidiel Castro, meminta Aparat Penegak Hukum (APH) melakukan penelusuran terhadap proses pengadaan papan nama tersebut.

 

Menurutnya, apabila ditemukan adanya ketidaksesuaian harga maupun pelanggaran prosedur dalam penggunaan Dana BOS, maka persoalan tersebut perlu ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

Ia menyatakan pihaknya tengah mengumpulkan dokumen, data lapangan, serta keterangan narasumber sebagai bahan laporan kepada instansi yang berwenang.

 

Data Jumlah SD Negeri Kabupaten Ogan Ilir:

 

* Kecamatan Tanjung Raja : 28 SDN

* Sungai Pinang : 11 SDN

* Rantau Panjang : 13 SDN

* Kandis : 10 SDN

* Rantau Alai : 12 SDN

* Lubuk Keliat : 11 SDN

* Muara Kuang : 16 SDN

* Rambang Kuang : 15 SDN

* Payaraman : 11 SDN

* Tanjung Batu : 17 SDN

* Indralaya Selatan : 12 SDN

* Indralaya : 27 SDN

* Indralaya Utara : 19 SDN

* Pemulutan : 27 SDN

* Pemulutan Barat : 12 SDN

* Pemulutan Selatan : 15 SDN

Total SD Negeri di Kabupaten Ogan Ilir: 256 sekolah.

 

Laporan: Ketua Tim Pewarta Indonesia🇮🇩

Berita Terkait

Sedih!!, Atlet Disabilitas Keluhkan Penurunan Bonus Medali, Pertanyakan Perbedaan Penghargaan Atlet di Sumsel
Operasi Sarang Narkoba Polda Riau Sita 100 Kg Narkotika
Viktor Silaen Hadir Dampingi Ketua DPD Partai Golkar Sumut di Musda XI Golkar Tanjungbalai, Serukan Solidaritas Dan Konsolidasi
Nelayan Tewas Mengenaskan di Sel Polsek Kajang, Diduga Dianiaya dan Diperas Rp 10 Juta: 4 Polisi Dipatsus
Bukan Sekadar Menjaga, Brimob Aceh Hadir Di Tengah Banjir Demi Keselamatan Masyarakat Subulussalam
Prof Dr KH Sutan Nasomal SH MH Rektor UBNB, Klaem Luar Biasa! Baru 6 Bulan Berdiri, Eskul Taekwondo SDN Cibatok 03 Wakili Cibungbulang Sabet 2 Perunggu di BAPOPSI Cup 2026
WARGA & Kades KASIH RAJA GERAM! JALAN DIDUGA DIBANGUN SEPANJANG 10KG METER TANPA IZIN MASUK DI LAHAN CETAK SAWAH 92 HEKTARE
BAZNAS OGAN ILIR HADIRI UPACARA HARI SANTRI NASIONAL 2026 DI PONPES RAUDHATUL ULUM SAKATIGA

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:12 WIB

WARGA & Kades KASIH RAJA GERAM! JALAN DIDUGA DIBANGUN SEPANJANG 10KG METER TANPA IZIN MASUK DI LAHAN CETAK SAWAH 92 HEKTARE

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:04 WIB

PPWI OGAN ILIR KECAM AKUN LADUSING T, DIDUGA SEBARKAN TUDINGAN TANPA BUKTI, Penyebar Fitnah Harus Diproses Sesuai Hukum

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:16 WIB

PPWI DESAK INSPEKTORAT DAN BUPATI OGAN ILIR USUT DUGAAN SETORAN SEKOLAH SERTA EVALUASI KINERJA MENYELURUH KEPALA SD-SMP

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:50 WIB

PPWI OGAN ILIR RESMI LAPORKAN DUGAAN SETORAN KEPALA SEKOLAH KE POLDA SUMSEL

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:34 WIB

PPWI OGAN ILIR SAMBANGI POLDA SUMSEL, FIDIEL CASTRO: KEBENARAN HARUS DIUNGKAP, JANGAN BIARKAN FITNAH BERLARUT!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:43 WIB

DPC PPWI OGAN ILIR DESAK POLRES USUT AKUN FB DIDUGA CEMARKAN NAMA BAIK ORGANISASI LEGAL di RI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:09 WIB

Dugaan Pungutan Rutin Kepala SD dan SMP di Ogan Ilir Mencuat, Ada Klaim Ancaman Pencopotan Jabatan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:46 WIB

Klarifikasi BPK Tegaskan Tak Ada Larangan Berlangganan Media, Dugaan Aliran Dana BOS Ilegan ke Forum Tertentu Kini Dipertanyakan

Berita Terbaru

DAERAH

Operasi Sarang Narkoba Polda Riau Sita 100 Kg Narkotika

Jumat, 30 Okt 2026 - 08:04 WIB