Prof Sutan Nasomal : Lapor Pak Presiden RI, Puluhan Ribu Masyarakat Meminta Tenda Makanan Minuman dan Obat di Nagekeo NTT!!!

baraNews

- Redaksi

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:17 WIB

5026 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nagekeo Nusa Tenggara Timur (NTT),Belakangan ini di Sebahagian Daerah Indonesia terjadi berbagai yang namanya peristiwa bencana alam yang sangat merugikan meresahkan dan mengancam korban luka luka bahkan jiwa sangat mengenaskan memang Saya berharap kiranya yth Bapak Haji Prabowo Subianto urgen memerintahkan seluruh pimpinan tinggi negara maupun kepala daerah Gubernur Bupati Walikota jangan lengah bila didaershnya terjadu bencana apapun itu gunakan dana yang tidak terduga untuk mengantisipasi menolong membantu masyarakat yang terkena ditimpa musibah bencana alam jangan lalai para pemimpin negara Menteri Gubernur Bupati Walikota karena selama ini anda lalai dan janganlah bantuan kemanusian malah andai tilep korupsi “, ujar Prof Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum, Ekonom Pemerhati nasib kemanusiaan internasional memberikan tanggapannya atas kejadian musibah bencana yang terjadi di Kab Nagekeo Provinsi Nusa Tenggara Timur dikantornya Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka dibilangan Cijantung Jakarta 23 /8/2026 via telpon selulernya.

Bernadus melaporkan dari Manggarai Timur bahwa puluhan ribu rumah rusak dan tak layak huni sehingga masyarakat tidur di luar rumah tidak memiliki Tenda.

Aliran Listrik juga masih banyak yang padam. Sehingga untuk berkomunikasi sangat sulit untuk memberikan informasi yang akurat.

ADVERTISEMENT

```html ```

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat yang tertimpa bangunan sehingga mengalami luka luka dan patah tulang hanya mendapatkan bantuan kesehatan seadanya di Puskesmas. Menurut pak Bernadus di Manggarai bahwa harus gerak cepat bantuan datang dari Pusat Pemerintah atau dari wilayah pemerintah NTT

Jembatan Dampek kec. Lamba leda Utara, kab. Manggarai Timur

Bernadus menyampaikan kondisi saat ini sebanyak 6.541 rumah di Manggarai Barat rusak akibat gempa

Kerusakan rumah di Manggarai Barat terdiri atas 2.539 rumah rusak berat, 1.039 rusak sedang dan 2.963 rusak ringan,”

sebanyak 4.914 rumah di Kabupaten Ngada rusak akibat gempa

Sebanyak 11.862 warga Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengungsi setelah gempa berkekuatan M 7,7 mengguncang wilayah Mbay-Nagekeo, Sabtu (15/8). Gempa tersebut juga menyebabkan 2.560 rumah warga rusak.

Data sementara yang didapatkan dari para relawan BNPB

Anak anak yang membutuhkan makanan khusus harus di perhatikan bari dari usia satu bulan sampai usia 5 tahun. Tidur di alam terbuka akibat rumah yang rusak tidak mungkin di tempati lagi. Begitu pula para orang tua lansia yang mudah terserang penyakit.

Banyak gereja juga rusak parah. Masjid rusak parah. Sekolah rusak parah. Tempat gedung pemerintahan juga rusak parah. Sehingga hanya tenda yang aman untuk di gunakan saat ini. Bernadus yang berusia 60 tahun tidak bisa berbuat apa apa. Semua jalan juga rusak sehingga kendaraan tak mungkin bisa mudah melewatinya membawa para pengungsi
Nara Sumber Prof Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Presiden Partai Oposisi Merdeka Jenderal Kompii Pendiri Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia(PAMID) Ketua Umum YPLBH Profesor Sutan Nasomal SH MH Rektor Univ STIA STIH Pronass.

Berita Terkait

Danrem 143/HO Dampingi Pangdam XIV/Hasanuddin pada Kunjungan Kerja di Sultra
Danrem 143/HO Dampingi Pangdam XIV/Hasanuddin Tinjau Koperasi Desa Merah Putih Punggaloba
Sat Reskrim Polres Toraja Utara Lakukan Pemeriksaan dan Pemantauan Berkala SPBU Antisipasi Penyalahgunaan BBM Bersubsidi
Gelar Pembinaan Rohani di Ruang Tahanan, Kapolres Toraja Utara Harap Para Tahanan Jauh Lebih Baik
Sat Binmas Polres Toraja Utara Sambangi 2 SPBU dan Berikan Himbauan Kamtibmas
Kasrem 143/HO Pimpin Upacara 17-an September dan Purna Tugas Prajurit Korem 143/HO
20 Tangki Air Bersih Dikirim, SMSI dan Dulur Sikep Nyawiji Bantu Warga Terdampak Kekeringan
Legalitas Perusahaan Pers Wajib di Audit, Agus Kliwir Minta Pemerintah Cermat Pilih Media Mitra Kerja

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 18:13 WIB

Danrem 143/HO Dampingi Pangdam XIV/Hasanuddin pada Kunjungan Kerja di Sultra

Kamis, 17 September 2026 - 18:12 WIB

Danrem 143/HO Dampingi Pangdam XIV/Hasanuddin Tinjau Koperasi Desa Merah Putih Punggaloba

Kamis, 17 September 2026 - 18:11 WIB

Sat Reskrim Polres Toraja Utara Lakukan Pemeriksaan dan Pemantauan Berkala SPBU Antisipasi Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

Kamis, 17 September 2026 - 18:10 WIB

Gelar Pembinaan Rohani di Ruang Tahanan, Kapolres Toraja Utara Harap Para Tahanan Jauh Lebih Baik

Kamis, 17 September 2026 - 18:08 WIB

Kasrem 143/HO Pimpin Upacara 17-an September dan Purna Tugas Prajurit Korem 143/HO

Selasa, 15 September 2026 - 13:41 WIB

20 Tangki Air Bersih Dikirim, SMSI dan Dulur Sikep Nyawiji Bantu Warga Terdampak Kekeringan

Selasa, 15 September 2026 - 13:40 WIB

Legalitas Perusahaan Pers Wajib di Audit, Agus Kliwir Minta Pemerintah Cermat Pilih Media Mitra Kerja

Selasa, 15 September 2026 - 13:39 WIB

Gerak Bersama Hadapi Kekeringan, SMSI, Dulur Sikep dan Polresta Pati Turun Tangan

Berita Terbaru