Puluhan Siswa SD Di Dumai Keracunan Makanan MBG, Polisi Temukan Dugaan Kelalaian Dapur SPPG

baraNews

- Redaksi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 01:01 WIB

5053 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU — Kasus dugaan keracunan makanan kembali menimpa puluhan siswa sekolah dasar di Kota Dumai, Riau. Sebanyak 45 siswa dari SDN 013 dan SDN 015 Buluh Kasap dilaporkan mengalami gejala mual, muntah, dan sakit perut usai menyantap hidangan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (13/8/2026). Peristiwa ini menyoroti lagi persoalan keamanan pangan dalam distribusi MBG yang diperuntukkan bagi ribuan penerima manfaat di daerah tersebut.

Kasi Humas Polres Dumai, AKP Zaini Waluyo, menyatakan 43 siswa berasal dari SDN 013 dan dua siswa dari SDN 015. Seluruh korban segera dilarikan ke RSUD dr Suhatman Dumai untuk mendapat penanganan medis intensif. Insiden bermula ketika menu MBG yang terdiri atas nasi putih, bakso orek, tempe goreng, tumis labu siam dan wortel, serta buah jeruk, didistribusikan ke sekolah sekitar pukul 08.00 WIB dan mulai dikonsumsi pukul 09.00 WIB. Hanya selang satu jam, para siswa mulai merasakan gejala sakit.

Setelah laporan keracunan mencuat, pihak sekolah langsung menghubungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menangani distribusi makanan. Tiga petugas SPPG turun ke lokasi untuk mengecek dan akhirnya meminta penarikan seluruh menu MBG yang telah didistribusikan. Ambulan dari Pemerintah Kota Dumai bergerak cepat mengevakuasi siswa ke rumah sakit.

ADVERTISEMENT

```html ```

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penelusuran awal oleh polisi dan Dinas Kesehatan mengungkap temuan penting di dapur SPPG Yayasan Mahudun Untuk Negeri, Jalan Gajah Mada. Dapur ditemukan dalam kondisi lingkungan basah dan belum memiliki fasilitas pengontrol suhu panas yang diperlukan untuk menjaga kualitas makanan, sehingga diduga mempercepat pertumbuhan mikroorganisme yang bisa memicu keracunan.

Juru masak SPPG mengakui proses memasak dimulai pukul 00.00, dengan pengemasan makanan dalam kondisi dingin pada pukul 04.00 WIB. Anehnya, bau menyengat dari masakan bakso orek baru terdeteksi pada proses packing berikutnya ketika makanan akan didistribusikan ke sekolah. Ahli gizi dan tim dapur sepakat makanan tidak layak konsumsi dan meminta penarikan segera; namun naas, sebagian menu terlanjur dikonsumsi para siswa.

Menu MBG dari dapur SPPG Gajah Mada tersebut sedianya akan dibagikan kepada lebih dari 3.000 penerima manfaat, termasuk sekolah lain, posyandu, dan Yayasan Al-Huda serta SLB Negeri Dumai. Selain SDN 013 dan SDN 015, makanan bermasalah untuk SDN 017 (248 penerima) segera ditarik, sedangkan menu untuk SMPN 23, SMPN 2, dan Posyandu Buluh Kasap masih dalam proses distribusi.

Polisi telah mengamankan sampel makanan dari sekolah dan dapur, serta melakukan penyelidikan mendalam bersama Dinas Kesehatan Kota Dumai. Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Pekanbaru memastikan proses suspend terhadap SPPG Gajah Mada tengah berjalan sebagai upaya pengendalian dan pencegahan kejadian serupa terulang.

Peristiwa ini menegaskan perlunya pengawasan ketat terhadap mekanisme MBG, terutama dalam hal standar dapur, logistik pendinginan makanan, dan uji kelayakan sebelum distribusi masal. Program MBG yang mulia sebagai pemenuhan gizi anak sekolah wajib dijalankan dengan disiplin, audit ketat, dan transparansi penuh agar setiap menu yang sampai ke tangan siswa benar-benar aman dikonsumsi dan tak membahayakan kesehatan generasi penerus. Polisi dan otoritas kesehatan kini tengah menunggu hasil laboratorium untuk memastikan penyebab pasti keracunan, sementara kondisi seluruh siswa korban terus dipantau hingga pulih kembali. (*)

Berita Terkait

Danrem 143/HO Dampingi Pangdam XIV/Hasanuddin pada Kunjungan Kerja di Sultra
Danrem 143/HO Dampingi Pangdam XIV/Hasanuddin Tinjau Koperasi Desa Merah Putih Punggaloba
Sat Reskrim Polres Toraja Utara Lakukan Pemeriksaan dan Pemantauan Berkala SPBU Antisipasi Penyalahgunaan BBM Bersubsidi
Gelar Pembinaan Rohani di Ruang Tahanan, Kapolres Toraja Utara Harap Para Tahanan Jauh Lebih Baik
Sat Binmas Polres Toraja Utara Sambangi 2 SPBU dan Berikan Himbauan Kamtibmas
Kasrem 143/HO Pimpin Upacara 17-an September dan Purna Tugas Prajurit Korem 143/HO
20 Tangki Air Bersih Dikirim, SMSI dan Dulur Sikep Nyawiji Bantu Warga Terdampak Kekeringan
Legalitas Perusahaan Pers Wajib di Audit, Agus Kliwir Minta Pemerintah Cermat Pilih Media Mitra Kerja

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 18:13 WIB

Danrem 143/HO Dampingi Pangdam XIV/Hasanuddin pada Kunjungan Kerja di Sultra

Kamis, 17 September 2026 - 18:12 WIB

Danrem 143/HO Dampingi Pangdam XIV/Hasanuddin Tinjau Koperasi Desa Merah Putih Punggaloba

Kamis, 17 September 2026 - 18:11 WIB

Sat Reskrim Polres Toraja Utara Lakukan Pemeriksaan dan Pemantauan Berkala SPBU Antisipasi Penyalahgunaan BBM Bersubsidi

Kamis, 17 September 2026 - 18:10 WIB

Gelar Pembinaan Rohani di Ruang Tahanan, Kapolres Toraja Utara Harap Para Tahanan Jauh Lebih Baik

Kamis, 17 September 2026 - 18:08 WIB

Kasrem 143/HO Pimpin Upacara 17-an September dan Purna Tugas Prajurit Korem 143/HO

Selasa, 15 September 2026 - 13:41 WIB

20 Tangki Air Bersih Dikirim, SMSI dan Dulur Sikep Nyawiji Bantu Warga Terdampak Kekeringan

Selasa, 15 September 2026 - 13:40 WIB

Legalitas Perusahaan Pers Wajib di Audit, Agus Kliwir Minta Pemerintah Cermat Pilih Media Mitra Kerja

Selasa, 15 September 2026 - 13:39 WIB

Gerak Bersama Hadapi Kekeringan, SMSI, Dulur Sikep dan Polresta Pati Turun Tangan

Berita Terbaru