Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden Prabowo Perintahkan Kemenaker Kemenlu Perjuangkan TKW Libia Kembali Ke Indonesia!!!

baraNews

- Redaksi

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:26 WIB

5092 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang Banten | Apaoun kasus penyebab masalah TKW di Negera Libia maupun TKW di Negera Negera tetangga luar negeri pemerintah RI harus menyelamatkan warganya dari berbagai kasus permasalahan apalagi menyangkut hal asasi kemanusian seperti yang dialami Sumiati wargs Kab Tangerang Provinsu Banten Indonesia Presiden Bapak Haji Prabowo Subianto kita harapkan segera memerintahkan atas nama negara membela warganya diluar negeri negara Libia agar segera memerintahkan Kemenlu bersama Kemenaker berangkat ke Libia untuk memulangkan warganya yang teraniaya tersiksa disana”,ujar Profesor Sutan Nasomal SH MH menjawab pertanyaan sejumlah pemimpin Redaksi media cetak onlen dikantornya dibilangan Cijantung Jakarta 10/8/2026 via telpon selulernya.

Jagat maya diduga kembali dihebohkan dengan beredarnya sebuah video pengakuan seorang TKW, pekerja migran asal Kabupaten Tangerang, Banten, yang mengaku tengah mengalami tekanan saat bekerja di Libya.

ADVERTISEMENT

```html ```

SCROLL TO RESUME CONTENT

Video berdurasi sekira 2 menit 11 detik tersebut beredar di salah satu grup WhatsApp komunitas warga Tangerang, “GAMATA”, pada Minggu (9/8/2026). Dalam video itu, seorang perempuan yang mengaku bernama Sumiati (46), warga Kabupaten Tangerang, menyampaikan keluh kesahnya sembari menahan tangis.

Dalam pengakuannya, Sumiati menyebut dirinya awalnya dijanjikan bekerja di Turki dengan gaji sekitar 350 dolar. Namun, menurut pengakuannya, ia justru diberangkatkan dan bekerja di Libya dengan gaji yang disebut hanya 300 dolar.

Ia juga mengaku telah beberapa kali berpindah majikan. Namun, perpindahan tersebut disebut belum membuat kondisi yang dihadapinya menjadi lebih baik.

“Saya ditipu agen. Saya sudah empat kali gonta-ganti majikan, saya belum pernah menerima gaji. Katanya orang kantor yang menerima,” ungkap Sumiati dalam video tersebut dengan suara bergetar bola mata nanar berkaca-kaca.

Sumiati juga mengaku sempat mendapatkan ancaman dari majikan keempatnya. Ia mengatakan dirinya diperingatkan akan dikembalikan ke kantor agen apabila pekerjaannya dinilai tidak cukup bersih.

Dalam video tersebut, Sumiati menggambarkan beban pekerjaan yang harus dilakukannya seorang diri.

“Di sini banyak angin, rumah sebesar ini saya sendiri yang mengerjakan,” ujarnya sembari terisak.

Di tengah kondisi tersebut, Sumiati kemudian menyampaikan permohonan agar pemerintah Indonesia membantu memulangkannya ke tanah air.

“Saya cuma minta tolong pulangkan saya ke Indonesia. Saya tertekan, saya nggak kuat,” keluhnya.

Dalam video lainnya, Sumiati juga menyampaikan permohonan kepada pemerintah daerah Kabupaten Tangerang dan Provinsi Banten agar persoalan yang dialaminya mendapat perhatian.

Ia mengaku berasal dari Kampung Kebon Cau, RT.011/003, Desa Kosambi, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, dan sa’at ini berada di Libya.

Selain video pengakuan tersebut, beredar pula foto identitas diri yang disebut memuat nama, alamat, serta keterangan singkat mengenai asal-usul Sumiati.

Namun demikian, seluruh keterangan mengenai dugaan penipuan agen, pembayaran gaji, proses penempatan, serta kondisi pekerjaan Sumiati masih merupakan pengakuan yang disampaikan dalam video dan belum dapat diverifikasi secara independen.

Kasus tersebut dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pihak terkait, terutama instansi pemerintah yang memiliki kewenangan dalam perlindungan pekerja migran Indonesia.

Jika benar terdapat persoalan penempatan yang tidak sesuai dengan perjanjian awal, persoalan pembayaran gaji, maupun dugaan pelanggaran terhadap hak pekerja migran, maka diperlukan penelusuran dan klarifikasi terhadap pihak agen penyalur serta pihak-pihak yang terlibat dalam proses keberangkatan Sumiati.

Kini, publik menunggu langkah pemerintah untuk memastikan keberadaan dan keselamatan Sumiati sekaligus mengusut secara terang persoalan yang dikeluhkannya.

Jangan sampai jeritan seorang pekerja migran di negeri orang hanya berhenti sebagai video yang viral di jagat maya.

Berita Terkait

Sedih!!, Atlet Disabilitas Keluhkan Penurunan Bonus Medali, Pertanyakan Perbedaan Penghargaan Atlet di Sumsel
Operasi Sarang Narkoba Polda Riau Sita 100 Kg Narkotika
Viktor Silaen Hadir Dampingi Ketua DPD Partai Golkar Sumut di Musda XI Golkar Tanjungbalai, Serukan Solidaritas Dan Konsolidasi
Bukan Sekadar Menjaga, Brimob Aceh Hadir Di Tengah Banjir Demi Keselamatan Masyarakat Subulussalam
Prof Dr KH Sutan Nasomal SH MH Rektor UBNB, Klaem Luar Biasa! Baru 6 Bulan Berdiri, Eskul Taekwondo SDN Cibatok 03 Wakili Cibungbulang Sabet 2 Perunggu di BAPOPSI Cup 2026
WARGA & Kades KASIH RAJA GERAM! JALAN DIDUGA DIBANGUN SEPANJANG 10KG METER TANPA IZIN MASUK DI LAHAN CETAK SAWAH 92 HEKTARE
BAZNAS OGAN ILIR HADIRI UPACARA HARI SANTRI NASIONAL 2026 DI PONPES RAUDHATUL ULUM SAKATIGA
PPWI OGAN ILIR KECAM AKUN LADUSING T, DIDUGA SEBARKAN TUDINGAN TANPA BUKTI, Penyebar Fitnah Harus Diproses Sesuai Hukum

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:12 WIB

WARGA & Kades KASIH RAJA GERAM! JALAN DIDUGA DIBANGUN SEPANJANG 10KG METER TANPA IZIN MASUK DI LAHAN CETAK SAWAH 92 HEKTARE

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:04 WIB

PPWI OGAN ILIR KECAM AKUN LADUSING T, DIDUGA SEBARKAN TUDINGAN TANPA BUKTI, Penyebar Fitnah Harus Diproses Sesuai Hukum

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:16 WIB

PPWI DESAK INSPEKTORAT DAN BUPATI OGAN ILIR USUT DUGAAN SETORAN SEKOLAH SERTA EVALUASI KINERJA MENYELURUH KEPALA SD-SMP

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:50 WIB

PPWI OGAN ILIR RESMI LAPORKAN DUGAAN SETORAN KEPALA SEKOLAH KE POLDA SUMSEL

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:34 WIB

PPWI OGAN ILIR SAMBANGI POLDA SUMSEL, FIDIEL CASTRO: KEBENARAN HARUS DIUNGKAP, JANGAN BIARKAN FITNAH BERLARUT!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:43 WIB

DPC PPWI OGAN ILIR DESAK POLRES USUT AKUN FB DIDUGA CEMARKAN NAMA BAIK ORGANISASI LEGAL di RI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:09 WIB

Dugaan Pungutan Rutin Kepala SD dan SMP di Ogan Ilir Mencuat, Ada Klaim Ancaman Pencopotan Jabatan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:46 WIB

Klarifikasi BPK Tegaskan Tak Ada Larangan Berlangganan Media, Dugaan Aliran Dana BOS Ilegan ke Forum Tertentu Kini Dipertanyakan

Berita Terbaru

DAERAH

Operasi Sarang Narkoba Polda Riau Sita 100 Kg Narkotika

Jumat, 30 Okt 2026 - 08:04 WIB