Puluhan Siswa SD Di Dumai Keracunan Makanan MBG, Polisi Temukan Dugaan Kelalaian Dapur SPPG

baraNews

- Redaksi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 01:01 WIB

5097 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU — Kasus dugaan keracunan makanan kembali menimpa puluhan siswa sekolah dasar di Kota Dumai, Riau. Sebanyak 45 siswa dari SDN 013 dan SDN 015 Buluh Kasap dilaporkan mengalami gejala mual, muntah, dan sakit perut usai menyantap hidangan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Kamis (13/8/2026). Peristiwa ini menyoroti lagi persoalan keamanan pangan dalam distribusi MBG yang diperuntukkan bagi ribuan penerima manfaat di daerah tersebut.

Kasi Humas Polres Dumai, AKP Zaini Waluyo, menyatakan 43 siswa berasal dari SDN 013 dan dua siswa dari SDN 015. Seluruh korban segera dilarikan ke RSUD dr Suhatman Dumai untuk mendapat penanganan medis intensif. Insiden bermula ketika menu MBG yang terdiri atas nasi putih, bakso orek, tempe goreng, tumis labu siam dan wortel, serta buah jeruk, didistribusikan ke sekolah sekitar pukul 08.00 WIB dan mulai dikonsumsi pukul 09.00 WIB. Hanya selang satu jam, para siswa mulai merasakan gejala sakit.

Setelah laporan keracunan mencuat, pihak sekolah langsung menghubungi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menangani distribusi makanan. Tiga petugas SPPG turun ke lokasi untuk mengecek dan akhirnya meminta penarikan seluruh menu MBG yang telah didistribusikan. Ambulan dari Pemerintah Kota Dumai bergerak cepat mengevakuasi siswa ke rumah sakit.

ADVERTISEMENT

```html ```

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penelusuran awal oleh polisi dan Dinas Kesehatan mengungkap temuan penting di dapur SPPG Yayasan Mahudun Untuk Negeri, Jalan Gajah Mada. Dapur ditemukan dalam kondisi lingkungan basah dan belum memiliki fasilitas pengontrol suhu panas yang diperlukan untuk menjaga kualitas makanan, sehingga diduga mempercepat pertumbuhan mikroorganisme yang bisa memicu keracunan.

Juru masak SPPG mengakui proses memasak dimulai pukul 00.00, dengan pengemasan makanan dalam kondisi dingin pada pukul 04.00 WIB. Anehnya, bau menyengat dari masakan bakso orek baru terdeteksi pada proses packing berikutnya ketika makanan akan didistribusikan ke sekolah. Ahli gizi dan tim dapur sepakat makanan tidak layak konsumsi dan meminta penarikan segera; namun naas, sebagian menu terlanjur dikonsumsi para siswa.

Menu MBG dari dapur SPPG Gajah Mada tersebut sedianya akan dibagikan kepada lebih dari 3.000 penerima manfaat, termasuk sekolah lain, posyandu, dan Yayasan Al-Huda serta SLB Negeri Dumai. Selain SDN 013 dan SDN 015, makanan bermasalah untuk SDN 017 (248 penerima) segera ditarik, sedangkan menu untuk SMPN 23, SMPN 2, dan Posyandu Buluh Kasap masih dalam proses distribusi.

Polisi telah mengamankan sampel makanan dari sekolah dan dapur, serta melakukan penyelidikan mendalam bersama Dinas Kesehatan Kota Dumai. Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Pekanbaru memastikan proses suspend terhadap SPPG Gajah Mada tengah berjalan sebagai upaya pengendalian dan pencegahan kejadian serupa terulang.

Peristiwa ini menegaskan perlunya pengawasan ketat terhadap mekanisme MBG, terutama dalam hal standar dapur, logistik pendinginan makanan, dan uji kelayakan sebelum distribusi masal. Program MBG yang mulia sebagai pemenuhan gizi anak sekolah wajib dijalankan dengan disiplin, audit ketat, dan transparansi penuh agar setiap menu yang sampai ke tangan siswa benar-benar aman dikonsumsi dan tak membahayakan kesehatan generasi penerus. Polisi dan otoritas kesehatan kini tengah menunggu hasil laboratorium untuk memastikan penyebab pasti keracunan, sementara kondisi seluruh siswa korban terus dipantau hingga pulih kembali. (*)

Berita Terkait

Sedih!!, Atlet Disabilitas Keluhkan Penurunan Bonus Medali, Pertanyakan Perbedaan Penghargaan Atlet di Sumsel
Operasi Sarang Narkoba Polda Riau Sita 100 Kg Narkotika
Viktor Silaen Hadir Dampingi Ketua DPD Partai Golkar Sumut di Musda XI Golkar Tanjungbalai, Serukan Solidaritas Dan Konsolidasi
Bukan Sekadar Menjaga, Brimob Aceh Hadir Di Tengah Banjir Demi Keselamatan Masyarakat Subulussalam
Prof Dr KH Sutan Nasomal SH MH Rektor UBNB, Klaem Luar Biasa! Baru 6 Bulan Berdiri, Eskul Taekwondo SDN Cibatok 03 Wakili Cibungbulang Sabet 2 Perunggu di BAPOPSI Cup 2026
WARGA & Kades KASIH RAJA GERAM! JALAN DIDUGA DIBANGUN SEPANJANG 10KG METER TANPA IZIN MASUK DI LAHAN CETAK SAWAH 92 HEKTARE
BAZNAS OGAN ILIR HADIRI UPACARA HARI SANTRI NASIONAL 2026 DI PONPES RAUDHATUL ULUM SAKATIGA
PPWI OGAN ILIR KECAM AKUN LADUSING T, DIDUGA SEBARKAN TUDINGAN TANPA BUKTI, Penyebar Fitnah Harus Diproses Sesuai Hukum

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:12 WIB

WARGA & Kades KASIH RAJA GERAM! JALAN DIDUGA DIBANGUN SEPANJANG 10KG METER TANPA IZIN MASUK DI LAHAN CETAK SAWAH 92 HEKTARE

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:04 WIB

PPWI OGAN ILIR KECAM AKUN LADUSING T, DIDUGA SEBARKAN TUDINGAN TANPA BUKTI, Penyebar Fitnah Harus Diproses Sesuai Hukum

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:16 WIB

PPWI DESAK INSPEKTORAT DAN BUPATI OGAN ILIR USUT DUGAAN SETORAN SEKOLAH SERTA EVALUASI KINERJA MENYELURUH KEPALA SD-SMP

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:50 WIB

PPWI OGAN ILIR RESMI LAPORKAN DUGAAN SETORAN KEPALA SEKOLAH KE POLDA SUMSEL

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:34 WIB

PPWI OGAN ILIR SAMBANGI POLDA SUMSEL, FIDIEL CASTRO: KEBENARAN HARUS DIUNGKAP, JANGAN BIARKAN FITNAH BERLARUT!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:43 WIB

DPC PPWI OGAN ILIR DESAK POLRES USUT AKUN FB DIDUGA CEMARKAN NAMA BAIK ORGANISASI LEGAL di RI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:09 WIB

Dugaan Pungutan Rutin Kepala SD dan SMP di Ogan Ilir Mencuat, Ada Klaim Ancaman Pencopotan Jabatan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:46 WIB

Klarifikasi BPK Tegaskan Tak Ada Larangan Berlangganan Media, Dugaan Aliran Dana BOS Ilegan ke Forum Tertentu Kini Dipertanyakan

Berita Terbaru

DAERAH

Operasi Sarang Narkoba Polda Riau Sita 100 Kg Narkotika

Jumat, 30 Okt 2026 - 08:04 WIB