Aksi Unjuk Rasa Mendesak Transparansi Pengadaan Rudal BrahMos dan Penguatan Pengawasan DPR

REDAKSI DKI JAKARTA

- Redaksi

Senin, 6 Juli 2026 - 07:13 WIB

5056 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 6 Juli 2026 – Sejumlah massa aksi menggelar unjuk rasa di depan Kedutaan Besar India di Jakarta dengan membawa tuntutan agar pemerintah mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan pengawasan dalam setiap proses pengadaan alat utama sistem persenjataan (alutsista), khususnya terkait rencana pengadaan rudal BrahMos.

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan penolakan terhadap rencana pengadaan rudal BrahMos. Mereka berpendapat bahwa rudal tersebut memiliki jangkauan yang dinilai terbatas serta mempertanyakan efektivitasnya berdasarkan informasi yang beredar mengenai penggunaannya dalam pertempuran. Atas dasar itu, massa mendesak pemerintah melakukan kajian yang komprehensif, independen, dan terbuka kepada publik sebelum melanjutkan proses pengadaan.

ADVERTISEMENT

```html ```

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, massa aksi meminta Pemerintah India memberikan penjelasan secara terbuka mengenai nilai penjualan rudal BrahMos kepada Indonesia. Mereka menilai keterbukaan informasi mengenai dasar penetapan harga penting untuk menghindari munculnya spekulasi maupun pertanyaan publik terkait efisiensi penggunaan anggaran negara.

Dalam orasinya, Abbraham Opem menyampaikan bahwa dalam hal pembelihan Rudal Brahmos perlu keterlibatan dari DPR dalam hal ini Komisi I DPR RI namun kami melihat bahwa mekanisme pembayaran pengadaan alutsista yang dilakukan secara bertahap atau cicilan apabila mekanisme tersebut digunakan untuk menghindari proses pengawasan oleh DPR. Maka Menurut mereka, seluruh pembiayaan pengadaan alutsista harus tetap mengikuti mekanisme konstitusional, berada di bawah pengawasan lembaga legislatif, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Obbo selaku Kordinator Massa aksi juga menegaskan bahwa setiap pengadaan persenjataan harus memperoleh persetujuan DPR sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Seluruh penggunaan anggaran negara, khususnya di sektor pertahanan, harus dilakukan secara transparan, akuntabel, efektif, dan berorientasi pada kepentingan bangsa.

Tidak hanya itu, massa mendesak DPR untuk menjalankan fungsi pengawasan secara aktif terhadap seluruh proses pengadaan alutsista. Pengawasan tersebut dinilai penting untuk memastikan setiap tahapan pengadaan memenuhi prinsip transparansi, akuntabilitas, efisiensi, serta mencegah potensi penyalahgunaan anggaran negara.
Dalam kesempatan yang sama, massa aksi juga meminta pemerintah agar memprioritaskan penyelesaian kewajiban utang negara yang telah ada sebelum menambah beban pembiayaan baru melalui pengadaan alutsista yang menurut mereka masih memerlukan kajian lebih mendalam terkait manfaat, efektivitas, serta urgensinya.
Melalui aksi damai ini, massa berharap pemerintah membuka ruang dialog dengan masyarakat dan menyampaikan informasi secara terbuka mengenai seluruh proses pengadaan alutsista. Mereka menegaskan bahwa penguatan sistem pertahanan nasional merupakan kebutuhan penting, namun pelaksanaannya harus dilakukan dengan tata kelola pemerintahan yang baik, menghormati mekanisme hukum yang berlaku, serta mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepentingan nasional.

Tuntutan Massa Aksi:
1. Menolak pengadaan rudal BrahMos karena dinilai memiliki jangkauan terbatas dan efektivitas yang masih dipertanyakan.
2. Mendesak agar Pemerintah India memberikan penjelasan secara terbuka terkait harga penjualan rudal BrahMos kepada Indonesia.
3. Menolak mekanisme pembayaran cicilan apabila digunakan untuk menghindari pengawasan DPR.
4. Mendesak agar setiap pengadaan alutsista memperoleh persetujuan DPR sesuai ketentuan yang berlaku.
5. Meminta DPR memperkuat fungsi pengawasan terhadap seluruh proses pengadaan alutsista.
6. Mendesak pemerintah memprioritaskan penyelesaian utang negara sebelum menambah pembiayaan baru untuk pengadaan alutsista yang masih diperdebatkan.

“Transparansi dan akuntabilitas dalam pengadaan alutsista merupakan bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang baik. Penguatan pertahanan negara harus berjalan seiring dengan pengawasan yang efektif serta penggunaan anggaran negara yang dapat dipertanggungjawabkan kepada rakyat.”

Berita Terkait

Sedih!!, Atlet Disabilitas Keluhkan Penurunan Bonus Medali, Pertanyakan Perbedaan Penghargaan Atlet di Sumsel
Operasi Sarang Narkoba Polda Riau Sita 100 Kg Narkotika
Viktor Silaen Hadir Dampingi Ketua DPD Partai Golkar Sumut di Musda XI Golkar Tanjungbalai, Serukan Solidaritas Dan Konsolidasi
Bukan Sekadar Menjaga, Brimob Aceh Hadir Di Tengah Banjir Demi Keselamatan Masyarakat Subulussalam
Prof Dr KH Sutan Nasomal SH MH Rektor UBNB, Klaem Luar Biasa! Baru 6 Bulan Berdiri, Eskul Taekwondo SDN Cibatok 03 Wakili Cibungbulang Sabet 2 Perunggu di BAPOPSI Cup 2026
WARGA & Kades KASIH RAJA GERAM! JALAN DIDUGA DIBANGUN SEPANJANG 10KG METER TANPA IZIN MASUK DI LAHAN CETAK SAWAH 92 HEKTARE
BAZNAS OGAN ILIR HADIRI UPACARA HARI SANTRI NASIONAL 2026 DI PONPES RAUDHATUL ULUM SAKATIGA
PPWI OGAN ILIR KECAM AKUN LADUSING T, DIDUGA SEBARKAN TUDINGAN TANPA BUKTI, Penyebar Fitnah Harus Diproses Sesuai Hukum

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:12 WIB

WARGA & Kades KASIH RAJA GERAM! JALAN DIDUGA DIBANGUN SEPANJANG 10KG METER TANPA IZIN MASUK DI LAHAN CETAK SAWAH 92 HEKTARE

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:04 WIB

PPWI OGAN ILIR KECAM AKUN LADUSING T, DIDUGA SEBARKAN TUDINGAN TANPA BUKTI, Penyebar Fitnah Harus Diproses Sesuai Hukum

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:16 WIB

PPWI DESAK INSPEKTORAT DAN BUPATI OGAN ILIR USUT DUGAAN SETORAN SEKOLAH SERTA EVALUASI KINERJA MENYELURUH KEPALA SD-SMP

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:50 WIB

PPWI OGAN ILIR RESMI LAPORKAN DUGAAN SETORAN KEPALA SEKOLAH KE POLDA SUMSEL

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:34 WIB

PPWI OGAN ILIR SAMBANGI POLDA SUMSEL, FIDIEL CASTRO: KEBENARAN HARUS DIUNGKAP, JANGAN BIARKAN FITNAH BERLARUT!

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:43 WIB

DPC PPWI OGAN ILIR DESAK POLRES USUT AKUN FB DIDUGA CEMARKAN NAMA BAIK ORGANISASI LEGAL di RI

Kamis, 15 Oktober 2026 - 06:09 WIB

Dugaan Pungutan Rutin Kepala SD dan SMP di Ogan Ilir Mencuat, Ada Klaim Ancaman Pencopotan Jabatan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:46 WIB

Klarifikasi BPK Tegaskan Tak Ada Larangan Berlangganan Media, Dugaan Aliran Dana BOS Ilegan ke Forum Tertentu Kini Dipertanyakan

Berita Terbaru

DAERAH

Operasi Sarang Narkoba Polda Riau Sita 100 Kg Narkotika

Jumat, 30 Okt 2026 - 08:04 WIB