Profesor Sutan Nasomal (Worning) Ke Presiden RI Agar Perintahkan Aparat Awasi Importir Luar Negeri Agar Negara Tidak Dirugikan Puluhan Ribu Trilyun !!! ;

baraNews

- Redaksi

Senin, 22 Juni 2026 - 19:57 WIB

5049 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,22 Juni 2026 Presiden Bapak Haji Prabowo Subianto saya harapkan menghindari bocoran akibat gigitan tikus berdasi yang bermain dalam link eksportir infortir keluar negeri maupun kedalam negeri perlu segera urgent dibentuk lembaga khusus dalam mengantisipasi permasalahan eksportir dan Importir dalam luar negeri “, jelas Profesor Doktor KH Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Intrnasional, Ekonom Presiden Partai Oposisi Merdeka Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia Assotion Of Yong Indonesian Advocate menjawab pertanyaan puluhan pemimpin Redaksi media cetak onlen dalam luar negeri di kantornya Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka dibilangin Komplek Koppasus Cijantung Jakarta 20/6/2026 via telpon selulernya.

Sangat mengejutkan bila Negara Indonesia di RAMPOK melalui EXPORT IMPORT perdagangan keluar negri. Kehilangan uang 16000 trilyun lebih dari hasil investigasi oleh PRESIDEN RI PRABOWO SUBIANTO bersama team senyap dengan angka yang mencengangkan melalui underinvoiccing, transfer dan undercounting atau penyeludupan dari penjelasan PBB terjadi miror statistik.

Contoh : Indonesia kirm batu bara 15.000 Ton tetapi dilaporkan oleh oknum petugasnya batu bara yang di kirim hanya 5.000 Ton ke negara lain. Semua data laporan yang ada di negara Indonesia pengiriman barang ke luar negri tetapi tidak sama dengan hitungan di negara penerima. Selisih lebih 50%. Maka pihak luar negri di perkaya oleh para oknum tikus yang meloloskan hasil kekayaan sumber daya Indonesia.

ADVERTISEMENT

```html ```

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di pelabuhan Indonesia Oknum tikus ini bermain dan melegalkan semua cara agar kaya di kelompoknya. Bahkan semua meja di birokrasi Indonesia yang selama puluhan tahun meloloskan semua kekayaan sumberdaya alam Indonesia untuk memperkaya negara lain dan memperkaya kelompoknya saja selama mereka punya peluang.

Artinya Tikus Tikus oknum dalam birokrasi Export Impor telah membocorkan Kekayaan Sumber Daya Alam Indonesia seperti Biji Besi, Nikel, Timah, Batu Bara, Boxit, Kayu, Emas, dengan total kerugian Puluhan Ribu Trilyun di kalikan 60 tahun.

Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH menyampaikan kepada media : Tidak ada yang berani membongkar permainan kotor ini selama 60 tahun dan di biarkan para Oknum Tikus menjabat posisi penting menjadi kaya raya di masing masing jabatan. Bahkan rekening gendut di Singapura atau Eropa dan negara negara lainnya adalah hasil oknum tikus birokrasi Export import.

Saat ini Hutang Negara menenggelamkan nasib 280 juta masyarakat yang di paksakan membayar hutang negara dengan naiknya semua macam macam Pajak serta berbarengan dengan kenaikan semua harga harga di pasar dan tiap berganti tahun beban di pikul masyarakat semakin berat.

Dilema kasus kasus besar oknum tikus yang kaya raya mengeruk sumber daya alam Indonesia yang tidak tersentuh hukum. Pertanyaannya mereka oknum tikus itu mungkin ada di pelabuhan Indonesia atau oknum beucukai, oknum kamardagang Indonesia, oknum Deplu, oknum Pajak dll menjadi satu group dengan oknum tikus oligarki. Siapa saja para oknum tikus ini harus di jawab oleh Pemerintah Indonesia saat ini.

Bila semua sumber daya alam Indonesia dikelola orang jujur maka semua masyarakat Indonesia bisa di gaji 20 juta perbulan Tampa perlu kerja dari Pemerintah Indonesia. Tetapi para oknum tikus ini telah merampok selama 60 tahun.

Narasumber: Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH Pakar Hukum Internasional, Ekonom Presiden Partai Oposisi Merdeka Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia Assotion Of Young Indonesian Advocate (PAMID), Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS. (*)

Berita Terkait

PW GP Al Washliyah Apresiasi Kapolda Metro Jaya Komjen. Dadang Hartanto Turun Langsung Kawal Aksi Mahasiswa: Wujud Nyata Polri Bersama Masyarakat
Aksi Unjuk Rasa Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Berlangsung Tertib, Pelajar Tidak Terlibat
PPD: Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan di Berbagai wilayah Indonesia
Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Pemerintah Usut Praktik Promosi Menyesatkan di Media Sosial: Iklan Hebat, Barang Diduga Tak Berkualitas!
PPWI OGAN ILIR SAMBANGI POLDA SUMSEL, FIDIEL CASTRO: KEBENARAN HARUS DIUNGKAP, JANGAN BIARKAN FITNAH BERLARUT!
… Ketum RPPAI Agus Kliwir Ucapkan Selamat kepada Jenderal Maruli Simanjuntak atas Jabatan Wakil Panglima TNI
PW GP AL WASHLIYAH DKI JAKARTA Apresiasi Kapolda Metro Jaya Buka Akses Pengaduan Langsung, Bukti Komitmen Polri Bersama Masyarakat
PWO DWIPA Apresiasi Kapolda Metro Jaya dan Wakapolda Metro jaya yang Baru, Dorong Penegakan Hukum Profesional dan Berkeadilan

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 14:17 WIB

Apresiasi Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Dan Dittipidsiber Bareskrim Polri Ungkap Kasus Penyadapan

Minggu, 1 November 2026 - 15:26 WIB

Sedih!!, Atlet Disabilitas Keluhkan Penurunan Bonus Medali, Pertanyakan Perbedaan Penghargaan Atlet di Sumsel

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:12 WIB

WARGA & Kades KASIH RAJA GERAM! JALAN DIDUGA DIBANGUN SEPANJANG 10KG METER TANPA IZIN MASUK DI LAHAN CETAK SAWAH 92 HEKTARE

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:04 WIB

PPWI OGAN ILIR KECAM AKUN LADUSING T, DIDUGA SEBARKAN TUDINGAN TANPA BUKTI, Penyebar Fitnah Harus Diproses Sesuai Hukum

Selasa, 20 Oktober 2026 - 03:16 WIB

PPWI DESAK INSPEKTORAT DAN BUPATI OGAN ILIR USUT DUGAAN SETORAN SEKOLAH SERTA EVALUASI KINERJA MENYELURUH KEPALA SD-SMP

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Agus Kliwir Minta Kapolri Bongkar Jaringan Mafia

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:50 WIB

PPWI OGAN ILIR RESMI LAPORKAN DUGAAN SETORAN KEPALA SEKOLAH KE POLDA SUMSEL

Senin, 19 Oktober 2026 - 08:34 WIB

PPWI OGAN ILIR SAMBANGI POLDA SUMSEL, FIDIEL CASTRO: KEBENARAN HARUS DIUNGKAP, JANGAN BIARKAN FITNAH BERLARUT!

Berita Terbaru

DAERAH

Operasi Sarang Narkoba Polda Riau Sita 100 Kg Narkotika

Jumat, 30 Okt 2026 - 08:04 WIB